Magnitudo 5.1, kedalaman 96 km.
Potensi: Tidak berpotensi tsunami
Waktu kejadian
21 Okt 2026 14:44 WIB
Lokasi kejadian
62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA
Zona paparan (estimasi)
Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan)
Potensial terpapar
~967 jiwa (estimasi paparan) · ~248 KK (estimasi)
Radius zona paparan
±74.10 km (model estimasi)
Magnitudo
M 5.1
Kedalaman
96.0 km
Koordinat
-7.75, 128.18
Perkiraan kasar jiwa potensial terpapar dalam zona getaran/model — bukan jumlah korban, pengungsi, atau data lapangan BPBD.
Lokasi Kejadian & Zona Paparan (Estimasi)
Lokasi kejadian Radius primer ±74.10 km Kecamatan potensial terpapar (estimasi)
Memuat peta…
Arahkan mouse ke area ungu untuk ringkasan; ketuk/klik untuk detail kecamatan (jarak, alasan zona, konteks kejadian). Zona ungu = estimasi model, bukan data lapangan.
Citra satelit terkait Gempa Bumi
GIBS: 2026-11-03 UTC
Pratinjau diperbesar ke lokasi kejadian dengan overlay batas provinsi/kecamatan (selaras estimasi zona paparan ungu di peta) agar citra satelit bisa dibaca per wilayah. Layer tile interaktif tetap tersedia di peta.
62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYAProvinsiZona paparanLokasi kejadian
VIIRS true color (siang)NASA GIBS · 2026-11-03 UTCOverlay selaras zona kecamatan estimasi terpapar (ungu) di peta interaktif.
Langsung di peta EWS
Layer citra satelit (tile interaktif) dan hotspot sudah dimuat di peta — buka panel Layer peta untuk menyalakan/mematikan.
Gempa Bumi — Gempa M5.1 — 62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA. Wilayah estimasi dampak: Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan). Magnitudo M5.1, kedalaman 96 km. Potensial terpapar ~967 jiwa (estimasi paparan) · ~247 KK (estimasi). Status peringatan: Siaga. Panduan di bawah disesuaikan untuk kondisi kejadian ini.
Tindakan prioritas untuk kejadian ini
Patuhi arahan BPBD/BNPB setempat dan siap evakuasi bila diperintahkan.
Jauhi bangunan rusak; waspadai gempa susulan.
Wilayah pesisir — siap evakuasi tsunami tanpa menunggu peringatan jika guncangan kuat dirasakan.
Saat ini
Jika di pantai: waspadai potensi tsunami setelah gempa kuat.
Jika di luar: ke area terbuka jauh dari bangunan, tiang listrik, dan pohon.
Jika di dalam ruangan: berlindung di bawah meja kuat hingga guncangan berhenti.
Jauhi jendela, dinding luar, dan benda yang bisa roboh.
Setelah kejadian
Gunakan radio/seluler untuk informasi resmi; hindari hoaks.
Hindari bangunan rusak dan pantau gempa susulan.
Matikan gas, listrik, dan air jika ada kerusakan.
Evakuasi: Bila berada di pesisir (Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan)) segera ke tempat tinggi; waspadai tsunami pascagempa.
Dampak pada Mata Pencaharian (kejadian ini)
Analisis operasional untuk sektor yang relevan dengan lokasi, medan, musim, iklim, dan kondisi bencana saat ini — bukan panduan umum.
Petani — dampak operasional di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) Tinggi
Analisis Gempa Bumi untuk Petani di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — Gempa M5.1 — 62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 967 jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~967 jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Gempa sedang-kuat dirasakan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — periksa retakan tanah, saluran air, dan struktur penyimpanan hasil sebelum melanjutkan operasi.
Lokasi pesisir pascagempa — waspadai tsunami tanpa menunggu peringatan jika guncangan sangat kuat; jangan kembali ke lahan/tambak/pelabuhan hingga status aman.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Maluku, Papua — pola hujan lebih merata (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Fenomena teridentifikasi: Outlook/prediksi musim BMKG.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Pulau kecil & kepulauan · Dataran kering & NTT/Nusa Tenggara
Pesisir & wilayah maritim
Pesisir Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa kuat berpotensi tsunami; hentikan operasi di garis pantai segera.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa memicu longsor susulan; jangan kembali ke lereng sebelum evaluasi.
Jendela operasional: Lanjutkan operasi hanya setelah kondisi di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) aman diverifikasi dan aset produksi diperiksa.
Hentikan operasi bila
Saat ada peringatan gempa susulan signifikan
Jika bangunan gudang/pompa rusak berat
Saat guncangan kuat dirasakan di lahan
Saat peringatan aktif
Lindungi diri di area terbuka jauh dari struktur rapuh
Matikan pompa irigasi dan genset bila aman
Jauhi gudang, menara tangki air, dan pohon tinggi
Hentikan aktivitas di lahan jika guncangan kuat
Lindungi aset
Backup data jadwal tanam dan catatan pupuk
Lindungi alat pertanian portable
Amankan hasil panen di gudang bertingkat
Pemulihan
Ajukan bantuan benih/pupuk via dinas pertanian
Pantau kualitas air irigasi pasca-gempa
Rotasi tanaman pada lahan retak
Prioritaskan perbaikan irigasi sebelum MT
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Pertanian kab/kota
Penyuluh pertanian
Gapoktan/KUD
BPBD
Bantuan: Hubungi SAR (118/115) jika ada korban atau pekerja terjebak; laporkan kerusakan aset produksi ke dinas sektor.
Nelayan — dampak operasional di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) Tinggi
Analisis Gempa Bumi untuk Nelayan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — Gempa M5.1 — 62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 967 jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~967 jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Gempa sedang-kuat dirasakan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — periksa retakan tanah, saluran air, dan struktur penyimpanan hasil sebelum melanjutkan operasi.
Lokasi pesisir pascagempa — waspadai tsunami tanpa menunggu peringatan jika guncangan sangat kuat; jangan kembali ke lahan/tambak/pelabuhan hingga status aman.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Maluku, Papua — pola hujan lebih merata (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Fenomena teridentifikasi: Outlook/prediksi musim BMKG.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Pesisir: tinggalkan dermaga dan perairan dangkal segera.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Pulau kecil & kepulauan · Dataran kering & NTT/Nusa Tenggara
Pesisir & wilayah maritim
Gempa pesisir Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — waspadai tsunami; jika di laut dekat pantai, menuju perairan dalam >100 m bila memungkinkan.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa memicu longsor susulan; jangan kembali ke lereng sebelum evaluasi.
Jendela operasional: Lanjutkan operasi hanya setelah kondisi di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) aman diverifikasi dan aset produksi diperiksa.
Hentikan operasi bila
Saat guncangan dirasakan di dermaga
Saat peringatan tsunami diterbitkan
Setelah gempa kuat di pesisir
Saat peringatan aktif
Di pantai: segera ke dataran tinggi
Matikan mesin dan lepas tali bila di dermaga
Jangan kembali ke dermaga hingga aman
Di laut: menuju perairan dalam (>100 m) bila memungkinkan
Lindungi aset
Lindungi alat tangkap dari puing
Angkat mesin tempel dari perahu kecil
Amankan kapal di pelabuhan aman
Pemulihan
Bantuan alat tangkap bila tersedia
Diversifikasi mata pencaharian sementara
Koordinasi dinas perikanan
Perbaiki kapal prioritas untuk melaut
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Kelautan & Perikanan
Kelompok nelayan
SAR (118/115)
BPBD
Bantuan: Hubungi SAR (118/115) jika ada korban atau pekerja terjebak; laporkan kerusakan aset produksi ke dinas sektor.
Penambang Tradisional — dampak operasional di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) Tinggi
Analisis Gempa Bumi untuk Penambang Tradisional di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — Gempa M5.1 — 62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 967 jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~967 jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Gempa sedang-kuat dirasakan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — periksa retakan tanah, saluran air, dan struktur penyimpanan hasil sebelum melanjutkan operasi.
Lokasi pesisir pascagempa — waspadai tsunami tanpa menunggu peringatan jika guncangan sangat kuat; jangan kembali ke lahan/tambak/pelabuhan hingga status aman.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Maluku, Papua — pola hujan lebih merata (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Fenomena teridentifikasi: Outlook/prediksi musim BMKG.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Pulau kecil & kepulauan · Dataran kering & NTT/Nusa Tenggara
Pesisir & wilayah maritim
Pesisir Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa kuat berpotensi tsunami; hentikan operasi di garis pantai segera.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa memicu longsor susulan; jangan kembali ke lereng sebelum evaluasi.
Jendela operasional: Lanjutkan operasi hanya setelah kondisi di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) aman diverifikasi dan aset produksi diperiksa.
Hentikan operasi bila
Saat peringatan gempa susulan
Jika infrastruktur rusak berat
Saat guncangan kuat dirasakan
Saat peringatan aktif
Matikan peralatan berbahaya bila aman
Lindungi diri di area terbuka aman
Jauhi struktur rapuh dan tebing
Hentikan aktivitas kerja saat guncangan kuat
Lindungi aset
Siapkan cadangan peralatan penting
Dokumentasikan kondisi untuk klaim bantuan
Amankan peralatan kerja di tempat tinggi
Pemulihan
Manfaatkan program bantuan pemerintah
Latihan kesiapsiagaan rutin
Perbaiki infrastruktur sebelum operasi normal
Koordinasi dengan dinas terkait setempat
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas ESDM
BPBD
Bantuan: Hubungi SAR (118/115) jika ada korban atau pekerja terjebak; laporkan kerusakan aset produksi ke dinas sektor.
Pemandu Wisata Alam — dampak operasional di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) Tinggi
Analisis Gempa Bumi untuk Pemandu Wisata Alam di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — Gempa M5.1 — 62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 967 jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~967 jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Gempa sedang-kuat dirasakan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — periksa retakan tanah, saluran air, dan struktur penyimpanan hasil sebelum melanjutkan operasi.
Lokasi pesisir pascagempa — waspadai tsunami tanpa menunggu peringatan jika guncangan sangat kuat; jangan kembali ke lahan/tambak/pelabuhan hingga status aman.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Maluku, Papua — pola hujan lebih merata (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Fenomena teridentifikasi: Outlook/prediksi musim BMKG.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Pulau kecil & kepulauan · Dataran kering & NTT/Nusa Tenggara
Pesisir & wilayah maritim
Pesisir Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa kuat berpotensi tsunami; hentikan operasi di garis pantai segera.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) — gempa memicu longsor susulan; jangan kembali ke lereng sebelum evaluasi.
Jendela operasional: Lanjutkan operasi hanya setelah kondisi di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) aman diverifikasi dan aset produksi diperiksa.
Hentikan operasi bila
Saat peringatan gempa susulan
Jika infrastruktur rusak berat
Saat guncangan kuat dirasakan
Saat peringatan aktif
Matikan peralatan berbahaya bila aman
Lindungi diri di area terbuka aman
Jauhi struktur rapuh dan tebing
Hentikan aktivitas kerja saat guncangan kuat
Lindungi aset
Siapkan cadangan peralatan penting
Dokumentasikan kondisi untuk klaim bantuan
Amankan peralatan kerja di tempat tinggi
Pemulihan
Manfaatkan program bantuan pemerintah
Latihan kesiapsiagaan rutin
Perbaiki infrastruktur sebelum operasi normal
Koordinasi dengan dinas terkait setempat
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Pariwisata
SAR (118/115)
BPBD
Bantuan: Hubungi SAR (118/115) jika ada korban atau pekerja terjebak; laporkan kerusakan aset produksi ke dinas sektor.
Risiko Kesehatan Populasi Terpapar Gempa
Jiwa dalam zona paparan gempa berisiko mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental, terutama jika terjadi pengungsian atau kerusakan sanitasi.
Informasi kesehatan ini relevan bagi ~967 jiwa (estimasi paparan) di zona model.
Penyakit (Infeksi & Menular)
Diare akutSedangAir dan makanan terkontaminasi, sanitasi rusak
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)SedangPengungsian padat, debu, dan cuaca ekstrem
Infeksi lukaSedangLuka tidak segera ditangani di lingkungan kotor
TetanusRendahLuka tertutup tanpa imunisasi lengkap
Bahaya Non-Penyakit
Trauma fisik dan frakturTinggiTertimpa reruntuhan, jatuh, atau luka robek
Gangguan jiwa pascatraumaTinggiKecemasan, insomnia, dan stres setelah guncangan
Hipotermia atau heat strokeSedangMenginap di luar ruangan tanpa perlindungan
Keracunan gas atau asapSedangKebocoran gas LPG/tabung setelah kerusakan bangunan
Kelompok rentan prioritas:
Lansia dan penyandang disabilitas · Anak-anak · Ibu hamil dan menyusui · Penderita penyakit kronis (jantung, diabetes, asma)
Pencegahan bagi populasi terpapar
Gunakan air bersih atau air yang dimatangkan; cuci tangan dengan sabun.
Bersihkan dan tutup luka; segera ke fasilitas kesehatan jika luka dalam.
Jaga kebersihan pengungsian dan buang sampah secara teratur.
Dukung kesehatan jiwa keluarga — ajak bicara dan istirahat cukup.
Kapan ke fasilitas kesehatan: Segera ke Puskesmas/RS jika ada luka berat, perdarahan tidak berhenti, sesak napas, demam tinggi berkelanjutan, diare berulang, atau gejala depresi/trauma yang mengganggu aktivitas.
Informasi edukatif berdasarkan pedoman kesehatan bencana — bukan diagnosis medis. Segera ke fasilitas kesehatan jika gejala berat.
Dampak Ekologis & Keanekaragaman Hayati — Gempa
Gempa mengganggu habitat darat dan pesisir, memicu longsor, kerusakan hutan, dan perubahan muka air tanah yang berdampak pada flora, fauna, dan jaringan ekosistem setempat.
Selain manusia, ~967 jiwa (estimasi paparan) berbagi wilayah dengan flora, fauna, dan habitat yang berpotensi terpapar dampak bencana ini.
6 dampak tinggi
teridentifikasi pada komponen biologis di zona ini.
Flora & Vegetasi
Pohon tumbang & kanopi rusakTinggiGuncangan kuat merobohkan pohon besar, membuka kanopi dan mengubah mikroiklim hutan.
Vegetasi tepi jurang & lerengTinggiRetakan tanah dan longsor menghancurkan vegetasi penguat lereng.
Tanaman pangan & perkebunanSedangInfrastruktur irigasi rusak; tanaman mati akibat genangan atau kekeringan pasca-gempa.
Fauna (Satwa Liar)
Satwa liar terperangkap reruntuhanTinggiBurung, reptil, dan mamalia kecil di bangunan/kawah longsor.
Perubahan perilaku & migrasiSedangGempa susulan mendorong satwa meninggalkan habitat — risiko konflik manusia-satwa.
Koloni penyerbuk (lebah, kupu-kupu)SedangSarang dan habitat penyerbuk rusak; penurunan produksi buah liar sementara.
Perairan & Biota Akuatik
Ikan & biota sungaiSedangMaterial longsor ke sungai meningkatkan kekeruhan dan mengurangi oksigen terlarut.
Mata air & mata air vulkanikRendahPerubahan aliran air tanah dapat mengeringkan atau memunculkan mata air baru.
Habitat & Ekosistem
Fragmentasi habitat hutanTinggiJalan longsor dan celah kanopi memecah konektivitas populasi satwa.
Ekosistem pesisir (mangrove, lamun)SedangSubsiden tanah dan gelombang resonansi merusak zona intertidal.
Tanah labil pasca-guncanganTinggiLereng rawan longsor susulan — habitat tidak stabil untuk regenerasi cepat.
Ternak & Hewan Peliharaan
Ternak terperangkap & stresTinggiKandang runtuh; hewan ternak panik, cedera, atau mati kelaparan.
Pakan & air minum ternakSedangPersediaan pakan terputus; kontaminasi air dari material bangunan.
Habitat prioritas pemantauan:
Hutan primer & sekunder · Lereng curam ber-HCV · Zona pesisir ber-mangrove · Kawasan konservasi satwa
Tindakan konservasi & perlindungan satwa
Evakuasi satwa peliharaan/ternak ke zona aman; sediakan pakan dan air bersih.
Hindari membuka jalan baru di lereng labil — gunakan jalur eksisting bila aman.
Pantau satwa liar yang masuk permukiman (ular, babi hutan, monyet) pasca-habitat rusak.
Amati satwa liar yang terluka atau terdampar di habitatnya.
Pemulihan ekosistem: Rehabilitasi vegetasi lereng dengan species lokal penguat tanah; bioremediasi sungai dari material longsor; pemantauan populasi satwa indikator 6–24 bulan pasca-bencana.
Informasi edukatif berdasarkan literatur ekologi bencana — bukan kajian lapangan.
Konteks Geografis & Lingkungan
Topografi
Dataran tinggi (500–1.500 m)(~650 m)
Dataran Vulkanik Maluku
Keanekaragaman Hayati Setempat
Kepulauan Maluku
— Maluku Islands Forest
Flora: Cengkeh Maluku, Kayu Gaharu, Mangrove Rhizophora, Pala, Sagu Maluku
Fauna: Burung Cendrawasih Maluku, Burung Nuri, Coconut Crab, Dugong, Kuskus Maluku, Penyu Sisik
Dampak Sekunder Gempa Bumi
Guncangan utama dapat memicu fenomena berantai yang mempengaruhi wilayah lebih luas dari episentrum.
Zona dampak sekunder potensial
Provinsi: MALUKU
Kabupaten/Kota: KAB. MALUKU BARAT DAYA
Kecamatan: MOA, PULAU LAKOR, PULAU LETI
Faktor Fenomena Iklim & Musim
Bencana hidrometeorologi di Indonesia sangat dipengaruhi variabilitas iklim besar: ENSO (El Niño/La Niña), Dipole Samudera Hindia (IOD), osilasi Madden-Julian (MJO), monsun Asia-Australia, dan musim kemarau–hujan lokal. Fenomena ini memperkuat atau melemahkan risiko karhutla, banjir, longsor, dan dampak asap.
Zona monsun: Maluku, Papua — pola hujan lebih merata
(bulan 11)
Sedang
Fenomena teridentifikasi: Outlook/prediksi musim BMKG.
Fenomena regional & atmosfer
Outlook/prediksi musim BMKG
Terdeteksi
Peringatan atau outlook musim dari BMKG (prediksi kemarau/hujan di atas/bawah normal).
Teridentifikasi dari konteks peringatan/teks bencana.
Waspada: Ikuti update DIN/DMN BMKG bulanan
Monsun & musim lokal
Transisi monsun (pancaroba)
Kemungkinan tinggi
Pergantian musim — cuaca tidak stabil, hujan lokal ekstrem dan kekeringan singkat dapat bergantian.
Inferensi musim: bulan 11 di zona eastern indonesia mendukung kondisi ini (kalender monsun).
Dari Gempa, rantai dampak prioritas: Tsunami (Rendah) → Longsor (Sedang).
Bencana primer jarang berdiri sendiri — rangkaian kausal (rantai dampak) dan korelasi antar jenis bencana membantu memprioritaskan mitigasi, evakuasi, dan bantuan logistik.
Gempa → Tsunami
Rendah
Gempa → Tsunami
Gempa dangkal kuat di lepas pantai dapat memindahkan dasar laut vertikal → gelombang tsunami.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Air laut surut · Gempa dirasakan kuat di pesisir
Gempa → Longsor
Sedang
Gempa → Longsor
Getaran melemahkan lereng curam; diperparah hujan dan tanah vulkanik labil.
Korelasi sedang Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Gempa susulan · Lereng basah
Longsor
Sedang
Terkait: Longsor
Getaran melemahkan lereng curam, terutama saat tanah basah atau bekas longsor.
Zona potensial (estimasi): Lereng di atas permukiman, tebing jalan, dan area bekas longsor.
Indikator waspada: Retakan tanah baru · Pohon miring · Mata air muncul mendadak
Gempa susulan (aftershock)
Sedang
Penyesuaian tekanan di sekitar patahan utama setelah gempa induk.
Kecamatan potensial terpapar:
MOA, PULAU LAKOR, PULAU LETI
Zona potensial (estimasi): Radius beberapa puluh hingga ratusan km dari episentrum.
Indikator waspada: Guncangan berulang dalam 24–72 jam · Bangunan sudah rusak rentan roboh
Tsunami
Rendah
Terkait: Tsunami
Perpindahan dasar laut vertikal pada gempa di bawah/laut dangkal dapat menghasilkan gelombang tsunami.
Zona potensial (estimasi): Pesisir dalam radius ratusan km dari sumber, tergantung magnitudo dan kedalaman.
Indikator waspada: Air laut surut tiba-tiba · Gemuruh seperti kereta api · Gempa kuat di pesisir
Likuefaksi tanah
Rendah
Terkait: Likuefaksi
Tanah berbutir halus berair kehilangan kekuatan akibat guncangan, seperti cairan.
Zona potensial (estimasi): Lahan rawa, reklamasi, tepi sungai, dan area endapan alluvial.
Indikator waspada: Tanah memancarkan air · Bangunan miring/mengendap · Paving retak bergelombang
Genangan pasca-likuefaksi
Rendah
Terkait: Banjir
Tanah berlikuefaksi dan drainase rusak menyebabkan genangan lokal serta banjir setelah gempa.
Zona potensial (estimasi): Dataran rendah, reklamasi, dan kawasan permukiman padat.
Indikator waspada: Genangan muncul tanpa hujan · Saluran tersumbat lumpur
Analisis otomatis berdasarkan jenis bencana, lokasi, tingkat keparahan, dan data angin — skenario potensial, bukan dampak terverifikasi atau kajian teknis resmi.
Bantuan Logistik untuk Kejadian Ini
Kebutuhan logistik untuk Gempa Bumi di Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan), dengan ~967 jiwa (estimasi paparan) sebagai acuan skala, pascagempa M5.1, tingkat Siaga — percepat bantuan 72 jam pertama.
Perkiraan kebutuhan logistik (3 hari, ±30%)
~7.717–14.331 LAir minum
~6.092–11.314 porsiPorsi makanan
~29–55 unitTenda
~27–51 kotakKotak P3K
Fokus distribusi kejadian ini:
Tingkat keparahan tinggi — percepat distribusi barang prioritas 72 jam pertama.
Wilayah pesisir — prioritaskan air tawar, pakaian kering, dan sanitasi portable.
Barang prioritas untuk pengiriman
Air minum kemasan / galon
Sangat dibutuhkan
Estimasi kejadian ini: ~11.024 L (3 hari)Sumber air rusak atau terkontaminasi
Makanan siap saji (MP-ASI, biskuit, nasi kotak)
Sangat dibutuhkan
Estimasi kejadian ini: ~8.703 porsi (3 hari)Tidak perlu dimasak jika dapur rusak
Tenda pengungsian & terpal
Sangat dibutuhkan
Estimasi kejadian ini: ~42 unitBangunan tidak layak huni
Kasur lipat / matras / alas tidur
Sangat dibutuhkan
1/orangPengungsian terbuka atau gedung
Senter & baterai cadangan
Sangat dibutuhkan
1/KK + cadanganListrik padam
Kotak P3K & perban
Sangat dibutuhkan
1 kotak/25 orangLuka tertimpa reruntuhan
Obat rutin (hipertensi, diabetes, asma)
Sangat dibutuhkan
7–14 hari stokPenderita penyakit kronis
Sabun mandi & cuci tangan
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangCegah diare pasca-bencana
Toilet darurat / closet portable
Sangat dibutuhkan
1/20–30 orangMCK rusak
Selimut & pakaian layak
Sangat dibutuhkan
1–2/orangMalam di pengungsian
Susu formula & MPASI bayi
Sangat dibutuhkan
Sesuai jumlah balitaBayi <2 tahun
Popok bayi
Sangat dibutuhkan
5–8/bayi/hari—
Daftar lengkap kebutuhan logistik (sesuai dokumen acuan)
Prioritas 72 jam pertama
Air minum kemasan / galon
Sangat dibutuhkan
3–5 liter/orang/hariSumber air rusak atau terkontaminasi
Makanan siap saji (MP-ASI, biskuit, nasi kotak)
Sangat dibutuhkan
3× makan utama/orang/hariTidak perlu dimasak jika dapur rusak
Tenda pengungsian & terpal
Sangat dibutuhkan
1 tenda/5–8 KKBangunan tidak layak huni
Kasur lipat / matras / alas tidur
Sangat dibutuhkan
1/orangPengungsian terbuka atau gedung
Senter & baterai cadangan
Sangat dibutuhkan
1/KK + cadanganListrik padam
Kotak P3K & perban
Sangat dibutuhkan
1 kotak/25 orangLuka tertimpa reruntuhan
Kesehatan & medis
Masker debu (N95/kain)
Penting
2–3/orang/hariDebu bangunan roboh
Obat rutin (hipertensi, diabetes, asma)
Sangat dibutuhkan
7–14 hari stokPenderita penyakit kronis
Antiseptik, salep luka, handsanitizer
Penting
1 set/KKCegah infeksi luka
Alat bantu (kruk, kursi roda sementara)
Penting
Sesuai kebutuhanKorban cedera
Kebersihan & sanitasi
Sabun mandi & cuci tangan
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangCegah diare pasca-bencana
Toilet darurat / closet portable
Sangat dibutuhkan
1/20–30 orangMCK rusak
Pembalut & popok dewasa
Penting
Paket wanita & lansiaKebutuhan khusus
Ember, gayung, jerigen air bersih
Penting
1 set/KKDistribusi air
Perlindungan & hunian sementara
Selimut & pakaian layak
Sangat dibutuhkan
1–2/orangMalam di pengungsian
Plastik kresek besar (kantong bantuan)
Penting
1/KKPenyortiran donasi
Palu, linggis, alat bantu evakuasi ringan
Pendukung
Tim SARPencarian korban
Genset kecil & kabel (jika aman)
Pendukung
1/lokasi pengungsianPenerangan & komunikasi
Kelompok rentan
Susu formula & MPASI bayi
Sangat dibutuhkan
Sesuai jumlah balitaBayi <2 tahun
Popok bayi
Sangat dibutuhkan
5–8/bayi/hari—
Makanan lunak / bubur lansia
Penting
Lansia tanpa gigi—
Kacamata cadangan & alat bantu dengar
Pendukung
Sesuai kebutuhanPenyandang disabilitas
Hindari donasi:
Pakaian bekas tidak layak · Makanan mudah basi tanpa cold chain · Donasi tidak terencana
Prioritas pengiriman: Koordinasikan pengiriman ke Kec. Maluk, Kab. Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (+ 2 kecamatan). Prioritaskan air, makanan siap saji, tenda, dan P3K dalam 24 jam pertama.
Perkiraan kasar berdasarkan model paparan populasi — verifikasi kebutuhan lapangan sebelum pengiriman besar.