Hujan lebat disertai petir akan terjadi pada 04 November 2026, 19:55 WIB di sebagian wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di BUKIT SANTUAI, SERUYAN TENGAH. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak berupa jarak pandang berkurang, angin kencang, dan banjir lokal. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan guna menjaga keselamatan. Kondisi diperkirakan dapat berlangsung hingga 04 November 2026, 22:30 WIB.
Berlaku hingga: 4 Nov 2026 22:30 WIB
Waktu kejadian
4 Nov 2026 19:55 WIB
Lokasi kejadian
Kalimantan Tengah
Zona paparan (estimasi)
Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan)
Potensial terpapar
~7 ribu jiwa (estimasi paparan) · ~2 ribu KK (estimasi)
Radius zona paparan
±45.80 km (model estimasi, bukan peta genangan/nowcast resmi)
Koordinat
-1.7064815, 112.3656049
Perkiraan kasar jiwa potensial terpapar dalam zona getaran/model — bukan jumlah korban, pengungsi, atau data lapangan BPBD. Radius model lingkaran — bukan cakupan nowcast/CAP BMKG persis; wilayah peringatan resmi bisa berbeda.
Radius lingkaran bukan batas nowcast/CAP BMKG persis — wilayah hujan atau peringatan resmi bisa lebih sempit atau lebih luas.
Lokasi Kejadian & Zona Paparan (Estimasi)
Lokasi kejadian Radius primer ±45.80 km Kecamatan potensial terpapar (estimasi) Ikon arah angin (animasi)
Memuat peta…
Arahkan mouse ke area ungu untuk ringkasan; ketuk/klik untuk detail kecamatan (jarak, alasan zona, konteks kejadian). Ikon biru animasi = arah angin; area biru = koridor penyebaran potensial. Zona ungu = estimasi model, bukan data lapangan.
Citra satelit terkait Cuaca Ekstrem
GIBS: 2026-11-03 UTC
Pratinjau diperbesar ke lokasi kejadian dengan overlay batas provinsi/kecamatan (selaras estimasi zona paparan ungu di peta) agar citra satelit bisa dibaca per wilayah. Layer tile interaktif tetap tersedia di peta.
Kalimantan TengahProvinsiZona paparanLokasi kejadian
GPM IMERG — intensitas hujanNASA GIBS · 2026-11-03 UTCOverlay selaras zona kecamatan estimasi terpapar (ungu) di peta interaktif.
Kalimantan TengahProvinsiZona paparanLokasi kejadian
Himawari-8 inframerahNASA GIBS · 2026-11-03 UTCOverlay selaras zona kecamatan estimasi terpapar (ungu) di peta interaktif.
Langsung di peta EWS
Himawari-8 IR (GIBS)
VIIRS true color
MODIS Terra true color
GPM IMERG curah hujan
Hotspot FIRMS (titik di peta)
Layer citra satelit (tile interaktif) dan hotspot sudah dimuat di peta — buka panel Layer peta untuk menyalakan/mematikan.
Cuaca Ekstrem — Hujan Lebat disertai Petir di Kalimantan Tengah. Wilayah estimasi dampak: Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan). Potensial terpapar ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) · ~2 ribu KK (estimasi). Status peringatan: Siaga. Panduan di bawah disesuaikan untuk kondisi kejadian ini.
Tindakan prioritas untuk kejadian ini
Patuhi arahan BPBD/BNPB setempat dan siap evakuasi bila diperintahkan.
Amankan atap, barang terbang, dan pohon rapuh di sekitar hunian.
Potensi banjir lokal: Sedang.
Saat ini
Hindari berkendara saat angin kencang atau banjir bandang.
Jauhi pohon tinggi, tiang listrik, dan perairan terbuka.
Tetap di dalam bangunan kuat saat badai dan petir.
Setelah kejadian
Periksa atap dan saluran air setelah badai.
Laporkan kerusakan melalui layanan darurat.
Waspadai pohon tumbang dan kabel listrik putus.
Evakuasi: Evakuasi jika ada peringatan siklon/banjir bandang atau bangunan tidak aman. Ikuti instruksi evakuasi resmi.
Dampak pada Mata Pencaharian (kejadian ini)
Analisis operasional untuk sektor yang relevan dengan lokasi, medan, musim, iklim, dan kondisi bencana saat ini — bukan panduan umum.
Petani — dampak operasional di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) Tinggi
Analisis Cuaca Ekstrem untuk Petani di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — Hujan Lebat disertai Petir di Kalimantan Tengah. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 7 ribu jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Cuaca ekstrem dengan profil hidrologi Sedang — jadwal tanam/panen/melaut perlu digeser; rugi ekonomi harian langsung bagi buruh dan pelaku usaha kecil.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Sumatera, Jawa, Kalimantan barat — monsun barat (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Profil hidrologi setempat: Sedang — Beberapa faktor hidrologi meningkatkan risiko banjir. Efek gabungan: Banjir musiman La Niña. Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Durasi hujan panjang: Durasi hujan diperkirakan ~3 jam dari konteks peringatan.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Dataran rendah & aluvial · Pulau kecil & kepulauan · Lahan gambut & rawan karhutla
Pesisir & wilayah maritim
Pesisir Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — angin kencang merobohkan greenhouse dan rangka peneduh; amankan struktur sebelum musim barat.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — hujan ekstrem merusak terracing dan saluran irigasi lereng; waspada longsor pascabadai saat kembali ke lahan.
Jendela operasional: Operasi dihentikan selama peringatan cuaca ekstrem; evaluasi ulang 24–48 jam pasca-badai.
Hentikan operasi bila
Saat peringatan cuaca ekstrem darurat
Saat hujan lebat dengan petir
Saat angin kencang >40 km/jam
Saat peringatan aktif
Kurangi irigasi saat hujan lebat beruntun
Hentikan penyemprotan saat angin kencang
Amankan terpal penutup tanaman
Tunda pengolahan lahan saat hujan ekstrem
Lindungi aset
Amankan stok benih dari kelembapan berlebih
Tutup tanaman muda dengan terpal
Ikat greenhouse dan rangka peneduh
Pemulihan
Konsultasi penyuluh pertanian setempat
Irigasi darurat saat kemarau
Varietas toleran kekeringan/robek
Sesuaikan kalender tanam dengan fenomena iklim
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Pertanian kab/kota
Penyuluh pertanian
Gapoktan/KUD
BPBD
Bantuan: Segera ke fasilitas kesehatan bila ada cedera; laporkan kerugian produksi ke dinas sektor dan BPBD dalam 72 jam.
Pekerja Perkebunan — dampak operasional di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) Tinggi
Analisis Cuaca Ekstrem untuk Pekerja Perkebunan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — Hujan Lebat disertai Petir di Kalimantan Tengah. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 7 ribu jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Cuaca ekstrem dengan profil hidrologi Sedang — jadwal tanam/panen/melaut perlu digeser; rugi ekonomi harian langsung bagi buruh dan pelaku usaha kecil.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Sumatera, Jawa, Kalimantan barat — monsun barat (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Profil hidrologi setempat: Sedang — Beberapa faktor hidrologi meningkatkan risiko banjir. Efek gabungan: Banjir musiman La Niña. Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Durasi hujan panjang: Durasi hujan diperkirakan ~3 jam dari konteks peringatan.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Dataran rendah & aluvial · Pulau kecil & kepulauan · Lahan gambut & rawan karhutla
Pesisir & wilayah maritim
Pesisir Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — cuaca ekstrem mengganggu operasi maritim dan pesisir.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — badai merusak infrastruktur dan akses.
Jendela operasional: Operasi dihentikan selama peringatan cuaca ekstrem; evaluasi ulang 24–48 jam pasca-badai.
Hentikan operasi bila
Saat peringatan cuaca ekstrem darurat
Saat hujan badai dengan petir
Saat angin kencang >40 km/jam
Saat peringatan aktif
Tunda operasi di cuaca ekstrem
Gunakan APD sesuai kondisi cuaca
Cari tempat berteduh aman dari petir
Hentikan kerja lapangan saat badai
Lindungi aset
Siapkan cadangan peralatan penting
Dokumentasikan kondisi untuk klaim bantuan
Amankan peralatan kerja di tempat tinggi
Pemulihan
Manfaatkan program bantuan pemerintah
Latihan kesiapsiagaan rutin
Perbaiki infrastruktur sebelum operasi normal
Koordinasi dengan dinas terkait setempat
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Perkebunan
K3 kebun
BPBD
Bantuan: Segera ke fasilitas kesehatan bila ada cedera; laporkan kerugian produksi ke dinas sektor dan BPBD dalam 72 jam.
Nelayan — dampak operasional di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) Tinggi
Analisis Cuaca Ekstrem untuk Nelayan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — Hujan Lebat disertai Petir di Kalimantan Tengah. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 7 ribu jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Cuaca ekstrem dengan profil hidrologi Sedang — jadwal tanam/panen/melaut perlu digeser; rugi ekonomi harian langsung bagi buruh dan pelaku usaha kecil.
Nelayan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan): setiap hari tidak melaut = hilangnya pendapatan tunai; manfaatkan hari cuaca aman berikutnya untuk tangkap darurat, bukan melaut jauh.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Sumatera, Jawa, Kalimantan barat — monsun barat (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Profil hidrologi setempat: Sedang — Beberapa faktor hidrologi meningkatkan risiko banjir. Efek gabungan: Banjir musiman La Niña. Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Durasi hujan panjang: Durasi hujan diperkirakan ~3 jam dari konteks peringatan.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Cek prakiraan cuaca maritim BMKG — jangan melaut saat gelombang tinggi.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Dataran rendah & aluvial · Pulau kecil & kepulauan · Lahan gambut & rawan karhutla
Pesisir & wilayah maritim
Pesisir Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — gelombang musim barat/pusat menentukan hari melaut; cek prakiraan maritim BMKG per 6 jam sebelum berangkat.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — badai merusak infrastruktur dan akses.
Pulau kecil & kepulauan
Nelayan pulau Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) sangat bergantung cuaca — keterlambatan 1 hari pasokan ikan ke darat memicu penurunan harga dan kerusakan hasil tangkap.
Jendela operasional: Operasi dihentikan selama peringatan cuaca ekstrem; evaluasi ulang 24–48 jam pasca-badai.
Hentikan operasi bila
Angin kencang >25 knot
Peringatan cuaca maritim waspada/siaga
Gelombang >1,5 m untuk perahu kecil
Saat peringatan aktif
Jangan melaut saat peringatan gelombang tinggi
Jika tert caught: cari pelabuhan terdekat
Hubungi base via radio saat kondisi memburuk
Matikan mesin dan gunakan anchor bila perlu
Lindungi aset
Isi tangki BBM penuh sebelum badai
Angkat jaring dan alat dari dek
Amankan kapal dengan tambat ganda
Pemulihan
Asuransi jiwa dan kapal bila tersedia
Koordinasi jadwal melaut kelompok
Melaut ekstra di hari aman
Perbaiki kapal sebelum musim tangkap
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Kelautan & Perikanan
Kelompok nelayan
SAR (118/115)
BPBD
Bantuan: Segera ke fasilitas kesehatan bila ada cedera; laporkan kerugian produksi ke dinas sektor dan BPBD dalam 72 jam.
Petambak — dampak operasional di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) Tinggi
Analisis Cuaca Ekstrem untuk Petambak di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — Hujan Lebat disertai Petir di Kalimantan Tengah. Risiko operasional: Tinggi. Status: Siaga. Skala paparan model 7 ribu jiwa. Advis ini digenerate dari lokasi, medan, musim, dan kondisi kejadian — bukan panduan umum.
Analisis kejadian ini
Kejadian berstatus Siaga di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — jendela operasional sangat sempit; keselamatan jiwa dan aset kerja harus diutamakan sebelum target produksi.
Zona model mencakup ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) — skala dampak ekonomi lokal signifikan; koordinasi antar-pelaku sektor dan dinas teknis diperlukan untuk pemulihan terstruktur.
Cuaca ekstrem dengan profil hidrologi Sedang — jadwal tanam/panen/melaut perlu digeser; rugi ekonomi harian langsung bagi buruh dan pelaku usaha kecil.
Advis operasional (musim, iklim, medan)
Zona monsun: Sumatera, Jawa, Kalimantan barat — monsun barat (bulan 11) — sesuaikan jadwal operasi dengan pola hujan/kemarau setempat.
Risiko iklim: Sedang
Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Profil hidrologi setempat: Sedang — Beberapa faktor hidrologi meningkatkan risiko banjir. Efek gabungan: Banjir musiman La Niña. Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Durasi hujan panjang: Durasi hujan diperkirakan ~3 jam dari konteks peringatan.
Prioritaskan keselamatan jiwa dan aset kerja sebelum target produksi/pendapatan.
Analisis wilayah terdeteksi
Medan: Pesisir & wilayah maritim · Pegunungan & lereng · Dataran rendah & aluvial · Pulau kecil & kepulauan · Lahan gambut & rawan karhutla
Pesisir & wilayah maritim
Suhu air tambak Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) naik saat kemarau — aerasi 24 jam dan pengurangan kepadatan tebar.
Pegunungan & lereng
Pegunungan Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) — badai merusak infrastruktur dan akses.
Jendela operasional: Operasi dihentikan selama peringatan cuaca ekstrem; evaluasi ulang 24–48 jam pasca-badai.
Hentikan operasi bila
Saat peringatan cuaca ekstrem darurat
Saat oksigen terlarut <3 mg/L
Saat suhu air >34°C
Saat peringatan aktif
Hentikan panen saat ikan stres
Tutup tanggul saat banjir rob
Tingkatkan aerasi saat suhu air >32°C
Kurangi pemberian pakan saat hujan lebat
Lindungi aset
Backup data tebar dan panen
Simpan pakan di gudang kering
Amankan genset dan pompa
Pemulihan
Program bantuan benih ikan
Pelatihan manajemen tambak
Perbaikan sistem aerasi
Restocking bertahap setelah kondisi stabil
Koordinasi
Koordinasi lapangan di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan) melalui BPBD setempat
Dinas Perikanan budidaya
Kelompok tambak
BPBD
Bantuan: Segera ke fasilitas kesehatan bila ada cedera; laporkan kerugian produksi ke dinas sektor dan BPBD dalam 72 jam.
Risiko Kesehatan Populasi Terpapar Cuaca Ekstrem
Hujan lebat, petir, angin kencang, dan banjir lokal meningkatkan risiko penyakit vektor dan cedera akut pada populasi dalam zona paparan.
Informasi kesehatan ini relevan bagi ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) di zona model.
Penyakit (Infeksi & Menular)
Demam berdarah dengue (DBD)TinggiGenangan air pasca hujan lebat
Diare akutSedangAir terkontaminasi saat banjir lokal
LeptospirosisSedangKontak air genangan tercemar
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)SedangPengungsian dan kelembapan tinggi
TifusRendahSanitasi buruk di pengungsian
Bahaya Non-Penyakit
Cedera tertimpa dan luka robekTinggiPohon tumbang, atap terbawa angin, benda terbang
Tersambar petirSedangAktivitas di area terbuka saat badai
Hipotermia dan hipotermia ringanSedangTerendam hujan lebat dalam waktu lama
Kecelakaan lalu lintasSedangJalan licin dan jarak pandang berkurang
Gangguan jiwa pascatraumaSedangKecemasan dan stres akibat cuaca ekstrem
Kelompok rentan prioritas:
Masyarakat di area banjir lokal · Petugas lapangan dan pengendara · Anak-anak dan lansia · Penderita penyakit kronis
Pencegahan bagi populasi terpapar
Tetap di dalam bangunan kuat saat badai dan petir.
Hindari genangan air dan bersihkan tempat berkembang biak nyamuk.
Gunakan pakaian hangat dan keringkan tubuh setelah terpapar hujan.
Matikan listrik jika ada risiko banjir masuk rumah.
Kapan ke fasilitas kesehatan: Segera ke fasilitas kesehatan jika demam 2–7 hari setelah hujan, nyeri dada, sesak napas, luka dalam, atau setelah tersambar petir (meski gejala ringan).
Informasi edukatif berdasarkan pedoman kesehatan bencana — bukan diagnosis medis. Segera ke fasilitas kesehatan jika gejala berat.
Hujan lebat, angin kencang, petir, dan gelombang panas mengganggu siklus hidup flora dan fauna — dari pohon tumbang hingga fish kill, gangguan migrasi burung, dan stres termal pada satwa.
Selain manusia, ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) berbagi wilayah dengan flora, fauna, dan habitat yang berpotensi terpapar dampak bencana ini.
3 dampak tinggi
teridentifikasi pada komponen biologis di zona ini.
Flora & Vegetasi
Pohon tua & kanopi hutanTinggiAngin kencang dan downburst merobohkan pohon besar — membuka kanopi.
Tanaman pangan & hortikulturaSedangHujan lebat merusak bunga dan buah; angin melintas merusak tanaman.
Vegetasi pesisirSedangGelombang pasang ekstrem dan angin merusak mangrove muda.
Fauna (Satwa Liar)
Burung bersarangTinggiSarang jatuh akibat angin; anak burung mati atau terluka.
Satwa kecil & invertebrataSedangBanjir lokal dan genangan mengubah habitat mikro.
Stres termal satwa (gelombang panas)SedangMamalia dan burung mengurangi aktivitas; mortalitas pada spesies sensitif.
Perairan & Biota Akuatik
Ikan di genangan & kolamSedangHujan ekstrem mengubah suhu dan oksigen — risiko fish kill lokal.
Hutan & taman kotaTinggiPohon tumbang merusak habitat urban wildlife (kelinci, burung, kelelawar).
Wetland & rawaSedangKenaikan air sementara mengubah komposisi vegetasi.
Ekosistem pesisirSedangGelombang dan angin merusak zona intertidal.
Ternak & Hewan Peliharaan
Ternak di padang terbukaSedangTersambar petir, stres angin kencang, atau terendam banjir lokal.
Unggas & kandangSedangAtap kandang rusak; unggas stres dan mati.
Habitat prioritas pemantauan:
Hutan kota & taman · Lereng curam · Wetland · Kolam & tambak · Pesisir
Tindakan konservasi & perlindungan satwa
Amankan pohon besar di permukiman bila aman — jangan tebang sembarangan pasca-tumbang.
Berikan shelter ternak saat badai dan gelombang panas.
Hindari pelepasan ikan ke genangan banjir yang terkontaminasi.
Amati satwa liar terluka (burung, ular) setelah badai.
Pemulihan ekosistem: Bersihkan tumbukan pohon yang menghalangi aliran sungai; tanam kembali vegetasi riparian; pemulihan kandang ternak; pemantauan populasi burung bersarang 1–2 musim.
Informasi edukatif berdasarkan literatur ekologi bencana — bukan kajian lapangan.
Konteks Geografis & Lingkungan
Topografi
Dataran rendah (<200 m)
Tanah Gambut
Gambut DAS Kapuas Tengah
Hutan gambut · kedalaman hingga 14 m · risiko karbon high
Fauna: Bay Cat, Clouded Leopard, Hornbill, Orangutan Borneo, Proboscis Monkey, Sun Bear
Dampak Sekunder Cuaca Ekstrem
Hujan lebat, angin kencang, dan petir berantai menjadi banjir, longsor, dan gangguan infrastruktur.
Analisis angin (Permukaan (~10 m)):
Angin dari Utara
(~4.6 km/jam, puncak 4.6 km/jam)
→ zona hujan abu/asap ke arah SelatanAngin terkini untuk estimasi dispersi; historis permukaan tersedia sebagai referensi tambahan.
Dispersi multi-ketinggian
Prioritas Permukaan (~10 m): Utara → Selatan
Permukaan (~10 m)
Sumber: open-meteo-multi
Zona dampak sekunder potensial
Provinsi: KALIMANTAN TENGAH
Kabupaten/Kota: KAB. KOTAWARINGIN TIMUR, KAB. SERUYAN
Kecamatan: MENTAYA HULU, BATU AMPAR, DANAU SELULUK, TELAWANG
Daftar kecamatan/kelurahan difilter menurut koridor angin (downwind) bila berlaku.
Faktor Hidrologi Pemicu Banjir
Banjir dipengaruhi bukan hanya volume air, tetapi juga intensitas dan durasi hujan, kondisi tanah sebelum hujan (kekeringan/infiltrasi), tutupan lahan, dan kapasitas drainase.
Sedang
Beberapa faktor hidrologi meningkatkan risiko banjir. Efek gabungan: Banjir musiman La Niña. Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Curah hujan tinggi
Kemungkinan tinggi
Intensitas hujan melebihi kapasitas infiltrasi dan drainase lokal (>20–50 mm/jam di perkotaan).
Peringatan menyebut hujan lebat/ekstrem tanpa angka mm/jam spesifik.
Durasi hujan panjang
Kemungkinan tinggi
Hujan berkelanjutan membuat tanah jenuh (saturated) sehingga air permukaan (runoff) meningkat drastis meski intensitas sedang.
Durasi hujan diperkirakan ~3 jam dari konteks peringatan.
Topografi & cekungan
Perlu dipantau
Cekungan rendah, muara sungai, dan dataran banjir alami menjadi zona akumulasi air dari hulu.
Zona dataran rendah (Dataran rendah (<200 m)) — akumulasi air lebih cepat.
Kekeringan / musim kemarau sebelumnya
Perlu dipantau
Tanah kering dan mengeras mengurangi infiltrasi awal; hujan deras pertama setelah kemarau panjang sering memicu banjir bandang dan genangan cepat.
Kekerasan tanah & infiltrasi rendah
Perlu dipantau
Tanah padat (urban, bekas konstruksi, overgrazing) atau kerak permukaan mengurangi penyerapan air ke bawah.
Jenuh air tanah (soil saturation)
Perlu dipantau
Tanah sudah jenuh dari hujan sebelumnya; tekanan pori tinggi → hampir seluruh hujan menjadi aliran permukaan.
Tutupan lahan & drainase buruk
Perlu dipantau
Hutan/gambut diganti permukiman, sawah tadah hujan penuh, atau saluran tersumbat memperbesar volume banjir.
Efek gabungan:
Banjir musiman La Niña — La Niña meningkatkan curah hujan — risiko banjir dan tanah jenuh (lihat analisis fenomena iklim).
Banjir bandang pasca-kekeringan — Hujan deras pertama setelah tanah mengeras → runoff ekstrem dan banjir kilat.
Longsor pasca hujan berkepanjangan — Durasi hujan + tanah jenuh meningkatkan risiko longsor di lereng di atas zona banjir.
Banjir perkotaan cepat — Curah tinggi di area padat → genangan dalam hitungan menit.
Faktor Fenomena Iklim & Musim
Bencana hidrometeorologi di Indonesia sangat dipengaruhi variabilitas iklim besar: ENSO (El Niño/La Niña), Dipole Samudera Hindia (IOD), osilasi Madden-Julian (MJO), monsun Asia-Australia, dan musim kemarau–hujan lokal. Fenomena ini memperkuat atau melemahkan risiko karhutla, banjir, longsor, dan dampak asap.
Zona monsun: Sumatera, Jawa, Kalimantan barat — monsun barat
(bulan 11)
Sedang
Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Bencana primer jarang berdiri sendiri — rangkaian kausal (rantai dampak) dan korelasi antar jenis bencana membantu memprioritaskan mitigasi, evakuasi, dan bantuan logistik.
Cuaca Ekstrem → Banjir
Tinggi
La Niña → Banjir ekstrem
Curah hujan di atas normal + tanah cepat jenuh → banjir dan longsor regional.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: La Niña + IOD− · MJO aktif
Cuaca Ekstrem → Banjir
Tinggi
Kekeringan → Banjir kilat
El Niño/kemarau mengeras tanah → hujan pertama memicu runoff ekstrem (banjir bandang pasca-kekeringan).
Korelasi sedang Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Hujan pertama setelah kemarau · El Niño terdeteksi
Cuaca Ekstrem → Longsor
Tinggi
Hujan lebat → Longsor
Curah hujan intens adalah pemicu utama longsor — durasi dan intensitas menentukan skala runtuhnya lereng.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Hujan >3 jam di lereng · Peringatan BMKG aktif · Tanah retak
Cuaca Ekstrem → Kebakaran
Rendah
El Niño / kemarau → Karhutla
Fenomena iklim memperpanjang musim kering → hotspot dan asap meningkat drastis.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: IOD+ · Musim kemarau puncak
Banjir lokal / bandang
Tinggi
Terkait: Banjir
Curah hujan intens melebihi kapasitas drainase dan infiltrasi tanah.
Kecamatan potensial terpapar:
BUKIT SANTUAI, TELAGA ANTANG, SERUYAN TENGAH, ANTANG KALANG, MENTAYA HULU
Zona potensial (estimasi): Cekungan rendah, bantaran sungai, dan permukiman tanpa drainase memadai.
Indikator waspada: Peringatan dini cuaca BMKG aktif · Genangan cepat naik
El Niño, IOD+, dan kemarau memperpanjang musim kering — hotspot dan asap meningkat drastis.
Zona potensial (estimasi): Hutan, lahan gambut, dan perkebunan di zona kering.
Indikator waspada: El Niño aktif · Kelembapan rendah berhari-hari · Hotspot satelit meningkat
Analisis otomatis berdasarkan jenis bencana, lokasi, tingkat keparahan, dan data angin — skenario potensial, bukan dampak terverifikasi atau kajian teknis resmi.
Bantuan Logistik untuk Kejadian Ini
Profil panduan: Bencana Basah
Acuan: Kebutuhan Penanganan Bencana Basah dan Kering
Kebutuhan logistik untuk Cuaca Ekstrem di Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan), dengan ~7 ribu jiwa (estimasi paparan) sebagai acuan skala, tingkat Siaga — percepat bantuan 72 jam pertama.
Wadah / plastik kedap air untuk dokumen
Sangat dibutuhkan
1/KKLindungi dokumen dari air
Salinan KTP
Sangat dibutuhkan
Per orang dewasaDalam plastik kedap air
Salinan Kartu Keluarga (KK)
Sangat dibutuhkan
Per KKDalam plastik kedap air
Salinan akta kelahiran
Sangat dibutuhkan
Per anakDalam plastik kedap air
Telepon genggam
Sangat dibutuhkan
1/KKKomunikasi darurat
Pengisi daya / power bank
Sangat dibutuhkan
1/KKCadangan baterai HP
Senter
Sangat dibutuhkan
1/orangPenerangan darurat
Headlamp
Sangat dibutuhkan
1/orangPenerangan sambil bekerja
Baterai cadangan
Sangat dibutuhkan
Set per alat penerangan—
Sepatu boots karet tinggi
Sangat dibutuhkan
1/orangLindungi kaki dari benda tajam & hewan di air banjir
Air minum kemasan
Sangat dibutuhkan
Estimasi kejadian ini: ~77.326 L (3 hari)Genangan & listrik padam
Makanan siap saji & kering
Sangat dibutuhkan
Estimasi kejadian ini: ~61.047 porsi (3 hari)—
Jas hujan & terpal
Sangat dibutuhkan
1/orangHujan berkelanjutan
Senter, baterai, power bank
Sangat dibutuhkan
1/KKListrik padam
Obat rutin kronis
Sangat dibutuhkan
7 hari—
Sabun & pemutih
Sangat dibutuhkan
1 set/KKPasca banjir lokal
Selimut & pakaian kering
Sangat dibutuhkan
1/orangHipotermia ringan
Susu bayi & popok
Sangat dibutuhkan
Balita—
Selimut bayi & penghangat
Sangat dibutuhkan
Bayi—
Daftar lengkap kebutuhan logistik (sesuai dokumen acuan)
A. Peralatan
Perahu karet
Sangat dibutuhkan
1 unit/RT atau RW terendamEvakuasi korban terjebak genangan
Pelampung
Sangat dibutuhkan
1/orang di perahuKeselamatan evakuasi air
Penampung air dan penjernih air
Sangat dibutuhkan
1 set/lokasi pengungsianSumber air terkontaminasi
Tenda pengungsian / tempat pengungsian
Sangat dibutuhkan
1/5–8 KKHunian sementara
Kasur / tikar
Sangat dibutuhkan
1/orangAlas tidur pengungsian
Selimut
Sangat dibutuhkan
1–2/orangTubuh basah & malam hari
Toilet portable
Sangat dibutuhkan
1/20–25 orangMCK terendam
Alat cuci pakaian / mesin laundry
Penting
1/lokasi pengungsianPakaian basah kotor
Peralatan kebersihan pasca-banjir
Sangat dibutuhkan
1 set/KKSapu, ember, disinfektan, alat pel
Alat penerangan / senter
Sangat dibutuhkan
1/KK + baterai cadanganListrik padam
B. Obat-obatan
Obat diare
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganRisiko diare pasca-banjir
Obat gatal
Penting
1 set/KKKontak air & lumpur
Sabun mandi
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangKebersihan pribadi
Sabun cuci
Sangat dibutuhkan
1 bungkus/KKCuci pakaian & peralatan
Minyak penghangat tubuh (anak, dewasa, bayi)
Penting
Sesuai kelompok usiaHipotermia ringan akibat basah
C. Kebutuhan perorangan — perempuan
Pakaian / kaos (perempuan)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orangPakaian gantian kering
Pakaian dalam (perempuan)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Sarung (perempuan)
Penting
1/orang—
Pembalut
Sangat dibutuhkan
Paket kebutuhan wanitaKebutuhan khusus
Peralatan menyusui
Sangat dibutuhkan
Ibu menyusuiBotol, dot, penutup payudara
Air minum & makanan (perempuan)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
C. Kebutuhan perorangan — laki-laki
Pakaian / kaos (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orangPakaian gantian kering
Celana / sarung (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Air minum & makanan (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
C. Kebutuhan perorangan — anak-anak
Pakaian anak-anak / bayi
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/anakUkuran sesuai usia
Handuk anak
Penting
1/anak—
Susu
Sangat dibutuhkan
Sesuai balitaSusu formula & MPASI
Makanan anak / balita
Sangat dibutuhkan
3×/hariMakanan lunak & tinggi gizi
Air minum & makanan (anak)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
Popok
Sangat dibutuhkan
5–8/bayi/hari—
Peralatan minum susu
Sangat dibutuhkan
1 set/bayiBotol, dot steril
Selimut bayi
Sangat dibutuhkan
1/bayi—
Seragam sekolah
Penting
Per anak sekolahFase pemulihan pendidikan
Sepatu sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Tas sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Buku sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Kebutuhan mendesak (1) — pokok bertahan hidup
Air minum minimal 1 galon (3,8 L)/orang/hari selama 3 hari; makanan praktis tahan lama; pakaian gantian minimal 3 hari termasuk pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut/handuk, dan jas hujan.
Air minum bersih
Sangat dibutuhkan
≥1 galon (3,8 L)/orang/hari × min. 3 hariUntuk minum dan sanitasi dasar
Makanan praktis tahan lama
Sangat dibutuhkan
Beberapa hari/orangTidak mudah busuk
Biskuit
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariMakanan praktis
Mi instan
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariMakanan praktis
Abon
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariMakanan praktis
Cokelat
Penting
Stok beberapa hariMakanan praktis tinggi energi
Pakaian gantian (min. 3 hari)
Sangat dibutuhkan
1 set/orangTermasuk pakaian dalam
Celana panjang
Sangat dibutuhkan
1/orangLindungi kaki dari genangan & lumpur
Jaket
Sangat dibutuhkan
1/orangJaga tubuh hangat saat basah
Selimut atau handuk
Sangat dibutuhkan
1/orangTubuh tetap hangat dan kering
Jas hujan
Sangat dibutuhkan
1/orangHujan berkelanjutan
Kebutuhan mendesak (2) — medis & kebersihan
Kotak P3K berisi obat pribadi dan umum; perlengkapan kebersihan pribadi untuk mencegah penyakit.
Kotak P3K
Sangat dibutuhkan
1 kotak/25 orangObat pribadi & obat umum
Obat-obatan pribadi
Sangat dibutuhkan
7–14 hari stokPenyakit kronis & rutin
Obat-obatan umum
Sangat dibutuhkan
Stok P3KObat bebas terbatas sesuai kebutuhan
Obat diare (P3K)
Sangat dibutuhkan
Stok P3KRisiko diare pasca-banjir
Pereda nyeri
Sangat dibutuhkan
Stok P3KObat umum
Perban elastis
Sangat dibutuhkan
Stok P3K—
Kasa steril
Sangat dibutuhkan
Stok P3K—
Masker
Penting
2–3/orang/hariDebu, lumpur, dan sanitasi
Sabun
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangKebersihan pribadi
Sikat gigi
Sangat dibutuhkan
1/orang—
Pasta gigi
Sangat dibutuhkan
1/orang—
Tisu basah
Penting
1 pack/KKKebersihan tanpa air
Sabun tangan
Sangat dibutuhkan
1 botol/KKCegah penyakit menular
Hand sanitizer
Penting
1 botol/KKPerlengkapan sanitasi
Perlengkapan sanitasi lainnya
Penting
1 set/KKPembalut, popok, dan kebutuhan higienis lain
Kebutuhan mendesak (3) — komunikasi & informasi
Simpan salinan dokumen penting dalam wadah atau plastik kedap air; siapkan alat komunikasi dan pemberi tanda.
Wadah / plastik kedap air untuk dokumen
Sangat dibutuhkan
1/KKLindungi dokumen dari air
Salinan KTP
Sangat dibutuhkan
Per orang dewasaDalam plastik kedap air
Salinan Kartu Keluarga (KK)
Sangat dibutuhkan
Per KKDalam plastik kedap air
Salinan akta kelahiran
Sangat dibutuhkan
Per anakDalam plastik kedap air
Salinan ijazah
Penting
Per anak sekolahDalam plastik kedap air
Salinan sertifikat tanah
Penting
Per KKDalam plastik kedap air
Salinan polis asuransi
Penting
Per KKDalam plastik kedap air
Telepon genggam
Sangat dibutuhkan
1/KKKomunikasi darurat
Pengisi daya / power bank
Sangat dibutuhkan
1/KKCadangan baterai HP
Radio bertenaga baterai / engkol tangan
Penting
1/lokasi pengungsianInformasi terkini
Peluit / alat pemberi tanda
Penting
1/orangSinyal ke petugas penyelamat jika terjebak
Kebutuhan mendesak (4) — peralatan khusus bencana basah
Senter
Sangat dibutuhkan
1/orangPenerangan darurat
Headlamp
Sangat dibutuhkan
1/orangPenerangan sambil bekerja
Lampu lentera
Penting
1/KKBaterai penuh atau isi ulang
Baterai cadangan
Sangat dibutuhkan
Set per alat penerangan—
Sepatu boots karet tinggi
Sangat dibutuhkan
1/orangLindungi kaki dari benda tajam & hewan di air banjir
Pisau lipat serbaguna
Pendukung
1/KKPeralatan darurat
Korek api
Pendukung
1/KKDalam wadah kedap air
Tali
Penting
1 gulungan/KKEvakuasi & pengikat
Uang tunai
Penting
Cadangan per KKJika ATM & transfer tidak berfungsi
Prioritas 72 jam pertama
Air minum kemasan
Sangat dibutuhkan
3–5 L/orang/hariGenangan & listrik padam
Makanan siap saji & kering
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
Jas hujan & terpal
Sangat dibutuhkan
1/orangHujan berkelanjutan
Tenda pengungsian
Penting
1/5–8 KKJika rumah rusak
Senter, baterai, power bank
Sangat dibutuhkan
1/KKListrik padam
Kesehatan
P3K & obat demam/diare
Penting
1 kotak/25 orang—
Obat antinyamuk
Penting
Pasca genanganDBD
Obat rutin kronis
Sangat dibutuhkan
7 hari—
Masker (debu pasca-angin)
Pendukung
Saat bersih-bersihPohon tumbang
Kebersihan
Sabun & pemutih
Sangat dibutuhkan
1 set/KKPasca banjir lokal
Toilet portable
Penting
1/25 orang—
Pembalut & popok
Penting
——
Sapu, ember, alat pel
Penting
1 set/KKBersih genangan
Perlindungan cuaca
Selimut & pakaian kering
Sangat dibutuhkan
1/orangHipotermia ringan
Plastik terpal atap
Penting
1/KKAtap bocor
Gergaji & tali (pohon tumbang)
Pendukung
Tim gotong royongBersih akses jalan
Kelompok rentan
Susu bayi & popok
Sangat dibutuhkan
Balita—
Selimut bayi & penghangat
Sangat dibutuhkan
Bayi—
Makanan khusus lansia
Penting
——
Hindari donasi:
Barang elektronik tanpa genset · Makanan mudah basi · Donasi tidak terencana
Prioritas pengiriman: Koordinasikan pengiriman ke Kec. Tenga, Kab. Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (+ 4 kecamatan). Prioritas: air minum (≥3,8 L/orang/hari), evakuasi air (perahu & pelampung), boots karet, jas hujan, P3K, kebersihan pribadi, dan kebutuhan wanita/anak/bayi. Prioritas: air, makanan kering, jas hujan, selimut. Pantau peringatan BMKG.
Perkiraan kasar berdasarkan model paparan populasi — verifikasi kebutuhan lapangan sebelum pengiriman besar.