Banjir meningkatkan risiko penyakit melalui air kotor, vektor nyamuk, dan kondisi pengungsian yang padat.
Penyakit (Infeksi & Menular)
Diare akutTinggiAir minum dan makanan terkontaminasi
Demam berdarah dengue (DBD)TinggiGenangan air menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes
LeptospirosisTinggiKontak langsung air banjir tercemar
Malaria dan filariasisSedangNyamuk meningkat setelah banjir di beberapa wilayah
Tifus dan hepatitis ASedangSanitasi dan higiene personal terganggu
Infeksi kulit (dermatitis, jamur)SedangKulit lama terendam air kotor
Bahaya Non-Penyakit
Sengatan listrikTinggiInstalasi listrik terendam atau kabel putus
Tenggelam dan cedera saat evakuasiTinggiArus air deras dan genangan dalam
Gigitan ular dan hewan berbisaSedangHewan terdesak ke permukiman
Keracunan karbon monoksida (CO)SedangGenerator/pompa di ruang tertutup saat listrik padam
Gangguan jiwa pascatraumaSedangKehilangan tempat tinggal dan ketidakpastian
Kelompok rentan prioritas:
Anak-anak yang bermain di genangan · Petugas bersih-bersih banjir tanpa APD · Lansia dan penderita penyakit ginjal/jantung · Ibu hamil
Pencegahan bagi populasi terpapar
Hindari berjalan di air banjir; gunakan sepatu boot jika terpaksa.
Bersihkan genangan dan gunakan kelambu/repellent nyamuk.
Matikan listrik dari sumber utama sebelum air masuk.
Cuci dan desinfeksi peralatan makan setelah banjir surut.
Kapan ke fasilitas kesehatan: Segera ke Puskesmas/RS jika demam 2–7 hari pasca banjir, diare berdarah, kuning pada kulit/mata, sesak napas, sengatan listrik, atau gigitan ular.
Informasi edukatif berdasarkan pedoman kesehatan bencana — bukan diagnosis medis. Segera ke fasilitas kesehatan jika gejala berat.
Dampak Ekologis & Keanekaragaman Hayati — Banjir
Banjir mengubah kualitas air, menyebarkan sedimen dan polutan, merusak habitat darat dan perairan, serta memaksa satwa liar berpindah — bahkan spesies air tawar dapat terganggu oleh kekeruhan dan hipoksia.
Bencana ini berpotensi memengaruhi seluruh komponen hidup di zona paparan — tidak hanya manusia, tetapi juga tumbuhan, satwa liar, perairan, dan ekosistem setempat.
7 dampak tinggi
teridentifikasi pada komponen biologis di zona ini.
Flora & Vegetasi
Vegetasi riparian (bantaran sungai)TinggiArus deras merobohkan pohon bantaran dan merusak akar penahan erosi.
Tanaman rendah & semak belukarSedangTerendam berhari-hari — mati akibat anaerobik dan akumulasi sedimen.
Tanaman pangan & agroforestriSedangKehilangan hasil panen; kontaminasi logam berat dari limpasan perkotaan.
Fauna (Satwa Liar)
Satwa arboreal (kera, musang, burung)TinggiTerdesak ke kanopi atau permukiman; stres dan kelaparan.
Reptil & amfibiSedangSpesies sensitif terhadap perubahan kualitas air; populasi telur terendam.
Mamalia kecil (tikus, landak)SedangMigrasi ke permukiman — risiko wabah zoonosis sekunder.
Perairan & Biota Akuatik
Ikan air tawarTinggiHipoksia, kekeruhan, dan suhu berubah — kematian ikan massal (fish kill).
Udang, kepiting, & biota tambakTinggiKolam tambak meluap; salinitas dan pH berubah drastis.
Moluska & kerang sungaiSedangSedimentasi menimbun habitat dasar sungai.
Habitat & Ekosistem
Wetland & rawaTinggiKenaikan permukaan air mengubah komposisi vegetasi dan satwa air.
Habitat koridor sungaiTinggiKonektivitas ekologis terganggu oleh debris dan perubahan aliran.
Tanah gambut basahSedangInundasi dapat mengurangi oksigen tanah — stres pada akar pohon gambut.
Ternak & Hewan Peliharaan
Ternak terendamTinggiSapi, kambing, unggas mati lemas atau sakit pasca-banjir.
Pakan basah & kontaminasiSedangHijauan pakan terkontaminasi air banjir.
Habitat prioritas pemantauan:
Bantaran sungai · Wetland & rawa · Kolam dan danau · Tambak tradisional · Hutan basah
Tindakan konservasi & perlindungan satwa
Jangan membuang limbah ke sungai saat banjir — memperparah fish kill.
Evakuasi ternak ke dataran lebih tinggi; pisahkan yang sakit.
Biarkan satwa liar yang terdampar kembali ke habitat bila aman — hindari kontak langsung jika terluka.
Pantau kualitas air sebelum melepas ikan atau restocking tambak.
Pemulihan ekosistem: Bersihkan sedimen berlebih di kolam; tanam kembali vegetasi riparian; pemantauan kualitas air 3–6 bulan; hindari overfishing pasca-bencana di sungai/danau terdampak.
Informasi edukatif berdasarkan literatur ekologi bencana — bukan kajian lapangan.
Aset Logistik Bantuan Bencana
Kendaraan dan sarana logistik berikut merupakan milik DPP PDI Perjuangan dan selalu dikerahkan untuk mitigasi serta penanganan bencana.
Ambulans
Kendaraan medis darurat
Evakuasi medis, stabilisasi korban, dan rujukan ke fasilitas kesehatan di zona bencana.
KM Laksamana Malahayati
Kapal rumah sakit apung
Layanan kesehatan darurat, perawatan korban, dan dukungan medis di wilayah pesisir atau sulit dijangkau darat.
Aset ini mendukung distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan saat peringatan dini maupun fase tanggap darurat.
Kebutuhan Barang Bantuan Korban — Banjir
Profil panduan: Bencana Basah
Acuan: Kebutuhan Penanganan Bencana Basah dan Kering
Bantuan banjir harus fokus pada air bersih, makanan kering, kebersihan, evakuasi air, dan peralatan pascabanjar — hindari barang yang mudah rusak di lingkungan basah.
Panduan peralatan dan kebutuhan penanganan bencana basah (banjir, hujan ekstrem, genangan) — evakuasi air, sanitasi pascabanjar, kebutuhan perorangan, dan kebutuhan mendesak 72 jam pertama.
1 unit/RT atau RW terendamEvakuasi korban terjebak genangan
Pelampung
Sangat dibutuhkan
1/orang di perahuKeselamatan evakuasi air
Penampung air dan penjernih air
Sangat dibutuhkan
1 set/lokasi pengungsianSumber air terkontaminasi
Tenda pengungsian / tempat pengungsian
Sangat dibutuhkan
1/5–8 KKHunian sementara
Kasur / tikar
Sangat dibutuhkan
1/orangAlas tidur pengungsian
Selimut
Sangat dibutuhkan
1–2/orangTubuh basah & malam hari
Toilet portable
Sangat dibutuhkan
1/20–25 orangMCK terendam
Alat cuci pakaian / mesin laundry
Penting
1/lokasi pengungsianPakaian basah kotor
Peralatan kebersihan pasca-banjir
Sangat dibutuhkan
1 set/KKSapu, ember, disinfektan, alat pel
Alat penerangan / senter
Sangat dibutuhkan
1/KK + baterai cadanganListrik padam
B. Obat-obatan
Obat diare
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganRisiko diare pasca-banjir
Obat gatal
Penting
1 set/KKKontak air & lumpur
Sabun mandi
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangKebersihan pribadi
Sabun cuci
Sangat dibutuhkan
1 bungkus/KKCuci pakaian & peralatan
Minyak penghangat tubuh (anak, dewasa, bayi)
Penting
Sesuai kelompok usiaHipotermia ringan akibat basah
C. Kebutuhan perorangan — perempuan
Pakaian / kaos (perempuan)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orangPakaian gantian kering
Pakaian dalam (perempuan)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Sarung (perempuan)
Penting
1/orang—
Pembalut
Sangat dibutuhkan
Paket kebutuhan wanitaKebutuhan khusus
Peralatan menyusui
Sangat dibutuhkan
Ibu menyusuiBotol, dot, penutup payudara
Air minum & makanan (perempuan)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
C. Kebutuhan perorangan — laki-laki
Pakaian / kaos (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orangPakaian gantian kering
Celana / sarung (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Air minum & makanan (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
C. Kebutuhan perorangan — anak-anak
Pakaian anak-anak / bayi
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/anakUkuran sesuai usia
Handuk anak
Penting
1/anak—
Susu
Sangat dibutuhkan
Sesuai balitaSusu formula & MPASI
Makanan anak / balita
Sangat dibutuhkan
3×/hariMakanan lunak & tinggi gizi
Air minum & makanan (anak)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
Popok
Sangat dibutuhkan
5–8/bayi/hari—
Peralatan minum susu
Sangat dibutuhkan
1 set/bayiBotol, dot steril
Selimut bayi
Sangat dibutuhkan
1/bayi—
Seragam sekolah
Penting
Per anak sekolahFase pemulihan pendidikan
Sepatu sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Tas sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Buku sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Kebutuhan mendesak (1) — pokok bertahan hidup
Air minum minimal 1 galon (3,8 L)/orang/hari selama 3 hari; makanan praktis tahan lama; pakaian gantian minimal 3 hari termasuk pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut/handuk, dan jas hujan.
Air minum bersih
Sangat dibutuhkan
≥1 galon (3,8 L)/orang/hari × min. 3 hariUntuk minum dan sanitasi dasar
Makanan praktis tahan lama
Sangat dibutuhkan
Beberapa hari/orangTidak mudah busuk
Biskuit
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariMakanan praktis
Mi instan
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariMakanan praktis
Abon
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariMakanan praktis
Cokelat
Penting
Stok beberapa hariMakanan praktis tinggi energi
Pakaian gantian (min. 3 hari)
Sangat dibutuhkan
1 set/orangTermasuk pakaian dalam
Celana panjang
Sangat dibutuhkan
1/orangLindungi kaki dari genangan & lumpur
Jaket
Sangat dibutuhkan
1/orangJaga tubuh hangat saat basah
Selimut atau handuk
Sangat dibutuhkan
1/orangTubuh tetap hangat dan kering
Jas hujan
Sangat dibutuhkan
1/orangHujan berkelanjutan
Kebutuhan mendesak (2) — medis & kebersihan
Kotak P3K berisi obat pribadi dan umum; perlengkapan kebersihan pribadi untuk mencegah penyakit.
Kotak P3K
Sangat dibutuhkan
1 kotak/25 orangObat pribadi & obat umum
Obat-obatan pribadi
Sangat dibutuhkan
7–14 hari stokPenyakit kronis & rutin
Obat-obatan umum
Sangat dibutuhkan
Stok P3KObat bebas terbatas sesuai kebutuhan
Obat diare (P3K)
Sangat dibutuhkan
Stok P3KRisiko diare pasca-banjir
Pereda nyeri
Sangat dibutuhkan
Stok P3KObat umum
Perban elastis
Sangat dibutuhkan
Stok P3K—
Kasa steril
Sangat dibutuhkan
Stok P3K—
Masker
Penting
2–3/orang/hariDebu, lumpur, dan sanitasi
Sabun
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangKebersihan pribadi
Sikat gigi
Sangat dibutuhkan
1/orang—
Pasta gigi
Sangat dibutuhkan
1/orang—
Tisu basah
Penting
1 pack/KKKebersihan tanpa air
Sabun tangan
Sangat dibutuhkan
1 botol/KKCegah penyakit menular
Hand sanitizer
Penting
1 botol/KKPerlengkapan sanitasi
Perlengkapan sanitasi lainnya
Penting
1 set/KKPembalut, popok, dan kebutuhan higienis lain
Kebutuhan mendesak (3) — komunikasi & informasi
Simpan salinan dokumen penting dalam wadah atau plastik kedap air; siapkan alat komunikasi dan pemberi tanda.
Wadah / plastik kedap air untuk dokumen
Sangat dibutuhkan
1/KKLindungi dokumen dari air
Salinan KTP
Sangat dibutuhkan
Per orang dewasaDalam plastik kedap air
Salinan Kartu Keluarga (KK)
Sangat dibutuhkan
Per KKDalam plastik kedap air
Salinan akta kelahiran
Sangat dibutuhkan
Per anakDalam plastik kedap air
Salinan ijazah
Penting
Per anak sekolahDalam plastik kedap air
Salinan sertifikat tanah
Penting
Per KKDalam plastik kedap air
Salinan polis asuransi
Penting
Per KKDalam plastik kedap air
Telepon genggam
Sangat dibutuhkan
1/KKKomunikasi darurat
Pengisi daya / power bank
Sangat dibutuhkan
1/KKCadangan baterai HP
Radio bertenaga baterai / engkol tangan
Penting
1/lokasi pengungsianInformasi terkini
Peluit / alat pemberi tanda
Penting
1/orangSinyal ke petugas penyelamat jika terjebak
Kebutuhan mendesak (4) — peralatan khusus bencana basah
Senter
Sangat dibutuhkan
1/orangPenerangan darurat
Headlamp
Sangat dibutuhkan
1/orangPenerangan sambil bekerja
Lampu lentera
Penting
1/KKBaterai penuh atau isi ulang
Baterai cadangan
Sangat dibutuhkan
Set per alat penerangan—
Sepatu boots karet tinggi
Sangat dibutuhkan
1/orangLindungi kaki dari benda tajam & hewan di air banjir
Pisau lipat serbaguna
Pendukung
1/KKPeralatan darurat
Korek api
Pendukung
1/KKDalam wadah kedap air
Tali
Penting
1 gulungan/KKEvakuasi & pengikat
Uang tunai
Penting
Cadangan per KKJika ATM & transfer tidak berfungsi
Prioritas 72 jam pertama
Air minum kemasan
Sangat dibutuhkan
3–5 L/orang/hariSumur & PAM terkontaminasi
Makanan kering (nasi bungkus, mie instan, sarden)
Sangat dibutuhkan
3×/hariDapur terendam
Tenda / ruang pengungsian terangkat
Sangat dibutuhkan
1/5–8 KKRumah tidak layak
Senter & power bank
Sangat dibutuhkan
1/KKListrik padam
Pompa air & selang
Penting
1/RT atau RWPompa genangan
Kesehatan & medis
P3K & obat diare
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganRisiko diare pasca-banjir
Obat antinyamuk (DBD)
Penting
Pasca genanganGenangan = nyamuk
Masker & sarung tangan
Penting
Saat bersih-bersihLumpur & limbah
Obat rutin penyakit kronis
Sangat dibutuhkan
7 hari stok—
Kebersihan & sanitasi
Sabun, detergen, pemutih (chlorine)
Sangat dibutuhkan
1 set/KKDesinfeksi pasca-banjir
Toilet portable
Sangat dibutuhkan
1/25 orangMCK terendam
Pembalut & popok
Penting
Wanita & anak—
Ember, sapu, alat pel
Penting
1 set/KKBersih lumpur
Pemulihan hunian
Selimut & pakaian kering
Sangat dibutuhkan
1/orangBarang basah
Terpal plastik
Penting
1/KKAtap sementara
Lemari portable / tas kedap air
Pendukung
1/KKSimpan barang selamat
Kelompok rentan
Susu bayi & botol steril
Sangat dibutuhkan
Balita—
Popok bayi & dewasa
Sangat dibutuhkan
Sesuai kebutuhan—
Makanan khusus lansia & disabilitas
Penting
——
Hindari donasi:
Kasur basah (risiko jamur) · Makanan basi · Donasi tidak terencana
Prioritas pengiriman: Prioritas: air minum (≥3,8 L/orang/hari), evakuasi air (perahu & pelampung), boots karet, jas hujan, P3K, kebersihan pribadi, dan kebutuhan wanita/anak/bayi. Prioritas: air bersih, makanan kering, sabun/chlorine, tenda.
Acuan logistik bencana — angka rentang ±30%, sesuaikan dengan kondisi lapangan sebelum pengiriman.
Dampak Sekunder Banjir
Banjir dipicu oleh interaksi curah hujan, durasi hujan, kondisi tanah (kekeringan/infiltrasi/jenuh air), topografi, dan drainase — bukan hanya volume air yang menggenangi permukiman.
Faktor Hidrologi Pemicu Banjir
Banjir dipengaruhi bukan hanya volume air, tetapi juga intensitas dan durasi hujan, kondisi tanah sebelum hujan (kekeringan/infiltrasi), tutupan lahan, dan kapasitas drainase.
Rendah
Faktor hidrologi perlu dipantau; data lapangan dapat mengubah estimasi. Efek gabungan: Banjir musiman La Niña. Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Curah hujan tinggi
Perlu dipantau
Intensitas hujan melebihi kapasitas infiltrasi dan drainase lokal (>20–50 mm/jam di perkotaan).
Konteks cuaca hujan/banjir aktif — intensitas perlu dipantau via BMKG.
Durasi hujan panjang
Perlu dipantau
Hujan berkelanjutan membuat tanah jenuh (saturated) sehingga air permukaan (runoff) meningkat drastis meski intensitas sedang.
Kekeringan / musim kemarau sebelumnya
Perlu dipantau
Tanah kering dan mengeras mengurangi infiltrasi awal; hujan deras pertama setelah kemarau panjang sering memicu banjir bandang dan genangan cepat.
Kekerasan tanah & infiltrasi rendah
Perlu dipantau
Tanah padat (urban, bekas konstruksi, overgrazing) atau kerak permukaan mengurangi penyerapan air ke bawah.
Jenuh air tanah (soil saturation)
Perlu dipantau
Tanah sudah jenuh dari hujan sebelumnya; tekanan pori tinggi → hampir seluruh hujan menjadi aliran permukaan.
Tutupan lahan & drainase buruk
Perlu dipantau
Hutan/gambut diganti permukiman, sawah tadah hujan penuh, atau saluran tersumbat memperbesar volume banjir.
Topografi & cekungan
Perlu dipantau
Cekungan rendah, muara sungai, dan dataran banjir alami menjadi zona akumulasi air dari hulu.
Efek gabungan:
Banjir musiman La Niña — La Niña meningkatkan curah hujan — risiko banjir dan tanah jenuh (lihat analisis fenomena iklim).
Banjir bandang pasca-kekeringan — Hujan deras pertama setelah tanah mengeras → runoff ekstrem dan banjir kilat.
Banjir perkotaan cepat — Curah tinggi di area padat → genangan dalam hitungan menit.
Faktor Fenomena Iklim & Musim
Bencana hidrometeorologi di Indonesia sangat dipengaruhi variabilitas iklim besar: ENSO (El Niño/La Niña), Dipole Samudera Hindia (IOD), osilasi Madden-Julian (MJO), monsun Asia-Australia, dan musim kemarau–hujan lokal. Fenomena ini memperkuat atau melemahkan risiko karhutla, banjir, longsor, dan dampak asap.
Zona monsun: Sumatera, Jawa, Kalimantan barat — monsun barat
(bulan 11)
Sedang
Kondisi iklim/musim mendukung risiko banjir.
Bencana primer jarang berdiri sendiri — rangkaian kausal (rantai dampak) dan korelasi antar jenis bencana membantu memprioritaskan mitigasi, evakuasi, dan bantuan logistik.
Banjir → Cuaca Ekstrem
Tinggi
Banjir ← Cuaca ekstrem
Hujan lebat/nowcast BMKG adalah pemicu langsung banjir — intensitas dan durasi menentukan skala genangan.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Peringatan BMKG aktif · Curah >50 mm/jam
Banjir → Longsor
Sedang
Banjir ↔ Longsor (korelasi kuat)
Hujan deras → tanah jenuh di lereng → longsor; material longsor → sumbatan sungai → banjir bandang di hilir.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Hujan >6 jam di lereng · Retakan tanah baru · Sungai keruh dari hulu
Banjir → Gempa
Rendah
Tanah jenuh → Lereng labil
Tanah jenuh pasca-banjir lebih rentan runtuh; gempa kecil pun dapat memicu longsor di lereng curam.
Korelasi rendah Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Lereng basah · Gempa kecil dirasakan
Hujan deras berkelanjutan
Tinggi
Terkait: Cuaca Ekstrem
Curah hujan tinggi dan durasi panjang melebihi kapasitas infiltrasi tanah dan drainase — memicu genangan dan banjir meluas.
Banjir musiman La Niña: La Niña meningkatkan curah hujan — risiko banjir dan tanah jenuh (lihat analisis fenomena iklim).
Banjir bandang pasca-kekeringan: Hujan deras pertama setelah tanah mengeras → runoff ekstrem dan banjir kilat.
Banjir perkotaan cepat: Curah tinggi di area padat → genangan dalam hitungan menit.
Zona potensial (estimasi): Seluruh cekungan air di wilayah hujan lebat.
Indikator waspada: Curah hujan >50 mm/jam · Hujan >6 jam · Peringatan dini cuaca BMKG aktif
Longsor (korelasi tinggi)
Sedang
Terkait: Longsor
Tanah jenuh air setelah hujan berkepanjangan meningkatkan tekanan pori dan mengurangi geser tanah di lereng curam di atas zona banjir.
Banjir musiman La Niña: La Niña meningkatkan curah hujan — risiko banjir dan tanah jenuh (lihat analisis fenomena iklim).
Banjir bandang pasca-kekeringan: Hujan deras pertama setelah tanah mengeras → runoff ekstrem dan banjir kilat.
Banjir perkotaan cepat: Curah tinggi di area padat → genangan dalam hitungan menit.
Zona potensial (estimasi): Lereng di atas permukiman, tebing sungai, jalan pegunungan, dan bekas longsor.
Indikator waspada: Retakan tanah di lereng · Munculnya mata air baru · Gemuruh tanah saat hujan · Hujan >6 jam berturut-turut
Banjir bandang / luapan susulan
Sedang
Material longsor menyumbat sungai lalu jebol (natural dam break) menghasilkan banjir bandang di hilir; diperparah curah hujan ekstrem.
Zona potensial (estimasi): Hilir sungai dari titik longsor dan muara.
Indikator waspada: Sungai mendadak keruh dan berbau · Suara gemuruh dari hulu · Hujan deras di hulu
Banjir kilat pasca-kekeringan
Sedang
Tanah mengeras akibat kemarau/kekeringan → infiltrasi rendah → hujan deras pertama menghasilkan runoff ekstrem dan genangan cepat.
Zona potensial (estimasi): Perkotaan, jalan beraspal, lahan kering, dan cekungan rendah.
Indikator waspada: Hujan pertama setelah kemarau panjang · Tanah retak/keras · Genangan <1 jam
Tanah labil pasca-banjir
Rendah
Terkait: Gempa
Tanah jenuh lebih rentan runtuh meski tanpa gempa kuat; gempa kecil pun dapat memicu longsor.
Zona potensial (estimasi): Lereng curam dengan tanah vulkanik atau lempung.
Indikator waspada: Gempa kecil dirasakan di area lereng basah
Analisis otomatis berdasarkan jenis bencana, lokasi, tingkat keparahan, dan data angin — skenario potensial, bukan dampak terverifikasi atau kajian teknis resmi.
Mitigasi Banjir
Sebelum
Bersihkan saluran air dan periksa pompa/penghalang banjir.
Simpan barang penting di tempat tinggi; siapkan sandbag jika diperlukan.
Pantau curah hujan dan ketinggian sungai melalui informasi resmi.
Saat Kejadian
Segera ke tempat tinggi jika air mulai naik cepat.
Matikan listrik dari sumber utama jika air mendekati instalasi.
Jangan berjalan atau mengemudi melintasi genangan dalam — arus bisa membawa kendaraan.
Setelah
Tunggu hingga air surut sepenuhnya sebelum kembali.
Bersihkan lumpur dan desinfeksi area yang terkena banjir.
Periksa kerusakan struktur sebelum menempati kembali bangunan.
Evakuasi: Evakuasi ke titik pengungsian atau gedung tinggi yang aman. Bawa air bersih, makanan, dan obat-obatan.