Asap karat, panas, dan partikel halus dari kebakaran hutan/lahan berdampak langsung pada pernapasan dan kesehatan jantung.
Penyakit (Infeksi & Menular)
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)TinggiAsap pekat mengiritasi saluran napas
Infeksi mataSedangPartikel asap dan debu
Bahaya Non-Penyakit
Luka bakarTinggiKontak langsung api dan benda panas
Keracunan asap (CO dan partikulat PM2.5)TinggiPaparan asap dalam ruangan atau dekat sumber api
Eksaserbasi penyakit jantung dan paruTinggiPenderita hipertensi, jantung, asma
Gangguan jiwa pascatraumaSedangKehilangan rumah, harta, dan ketakutan berulang
Dehidrasi dan kelelahanSedangEvakuasi dan kerja pemadaman
Kelompok rentan prioritas:
Petugas pemadam dan relawan · Anak-anak dan lansia · Penderita asma, jantung, dan hipertensi · Masyarakat di zona asap pekat
Pencegahan bagi populasi terpapar
Gunakan masker N95 di area asap; hindari aktivitas luar ruangan saat asap pekat.
Tutup ventilasi rumah; gunakan pembersih udara jika tersedia.
Jauhi sumber api dan angin yang mengarahkan asap.
Minum cukup dan istirahat di ruangan bersih.
Kapan ke fasilitas kesehatan: Segera ke IGD jika sesak napas hebat, nyeri dada, pingsan, luka bakar luas, atau batuk berdarah setelah paparan asap.
Informasi edukatif berdasarkan pedoman kesehatan bencana — bukan diagnosis medis. Segera ke fasilitas kesehatan jika gejala berat.
Dampak Ekologis & Keanekaragaman Hayati — Kebakaran Hutan & Lahan
Karhutla adalah salah satu ancaman terbesar bagi keanekaragaman hayati Indonesia — menghancurkan habitat, membunuh satwa yang tidak dapat lari cukup cepat, merusak tanah gambut, dan mengubah komposisi hutan selama puluhan tahun.
Bencana ini berpotensi memengaruhi seluruh komponen hidup di zona paparan — tidak hanya manusia, tetapi juga tumbuhan, satwa liar, perairan, dan ekosistem setempat.
11 dampak tinggi
teridentifikasi pada komponen biologis di zona ini.
Flora & Vegetasi
Hutan primer & sekunderTinggiKebakaran menghancurkan kanopi, bank benih, dan pohon dewasa — regenerasi lambat.
Tanaman endemik & langkaTinggiSpesies dengan distribusi sempit dapat punah lokal akibat satu kejadian api.
Vegetasi gambut (pandan, gelam)TinggiApi gambut merusak akar dan substrat organik — lahan sulit pulih.
Fauna (Satwa Liar)
Orangutan, gajah, harimau (jika ada di zona)TinggiSatwa besar kehilangan habitat luas; terluka, stres, dan konflik dengan manusia saat mengungsi.
Burung & kelelawarTinggiAsap mengiritasi paru-paru; sarang hangus; populasi menurun drastis.
Reptil, amfibi, serangga tanahTinggiMobilitas rendah — mortalitas langsung tinggi di zona api.
Owa, bekantan, dan primata lainTinggiTerdesak ke tepi hutan — rentan perburuan dan kecelakaan jalan.
Perairan & Biota Akuatik
Ikan di sungai berasapSedangAsap dan abu menurunkan oksigen terlarut; ikan stress dan mati di sungai tertutup.
Biota danau/rawa dekat karhutlaSedangAbu menurunkan pH air; eutrofikasi pasca-kebakaran saat hujan pertama.
Habitat & Ekosistem
Hutan gambut (karbon & biodiversitas)TinggiKebakaran gambut merusak ekosistem unik — habitat langka satwa air dan tumbuhan.
Hutan hujan tropisTinggiKebakaran tidak alami di hutan hujan — kerusakan ekologis jauh lebih parah dari hutan monsun.
Koridor ekologis & Taman NasionalTinggiApi memutus konektivitas populasi — isolasi genetik meningkat.
Ternak & Hewan Peliharaan
Ternak di lahan terbukaTinggiApi menjalar cepat — ternak mati terbakar atau stress.
Pakan ternak terkontaminasi asapSedangRumput kering berabu berbahaya bagi ternak.
Habitat prioritas pemantauan:
Hutan gambut · Hutan primer · Kawasan TN/CA · Habitat orangutan & gajah · Wetland tropis
Tindakan konservasi & perlindungan satwa
Jangan menangkap satwa liar yang mengungsi ke permukiman — beri jalan ke hutan aman.
Dukung patroli masyarakat di tepi hutan.
Cegah pembakaran lahan — edukasi alternatif pengolahan lahan.
Laporkan hotspot aktif; jangan memadamkan api gambut tanpa teknik basah.
Pemulihan ekosistem: Restorasi gambut dengan rewetting; revegetasi dengan spesies asli; pemantauan satwa indikator 5–20 tahun; fokus pada koridor ekologis yang terputus.
Informasi edukatif berdasarkan literatur ekologi bencana — bukan kajian lapangan.
Aset Logistik Bantuan Bencana
Kendaraan dan sarana logistik berikut merupakan milik DPP PDI Perjuangan dan selalu dikerahkan untuk mitigasi serta penanganan bencana.
Ambulans
Kendaraan medis darurat
Evakuasi medis, stabilisasi korban, dan rujukan ke fasilitas kesehatan di zona bencana.
KM Laksamana Malahayati
Kapal rumah sakit apung
Layanan kesehatan darurat, perawatan korban, dan dukungan medis di wilayah pesisir atau sulit dijangkau darat.
Aset ini mendukung distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan saat peringatan dini maupun fase tanggap darurat.
Kebutuhan Barang Bantuan Korban — Kebakaran Hutan & Lahan
Profil panduan: Bencana Kering
Acuan: Kebutuhan Penanganan Bencana Basah dan Kering
Korban karhutla dan bencana kering membutuhkan perlindungan asap, air bersih, hunian sementara, dan peralatan darurat — bantuan difokuskan pada koridor asap dan zona evakuasi.
Panduan peralatan dan kebutuhan penanganan bencana kering (kekeringan, karhutla, kebakaran lahan) — air bersih, perbekalan kesehatan, kebutuhan perorangan, dan peralatan darurat.
Tenda pengungsian / tempat pengungsian
Sangat dibutuhkan
1/5–8 KKEvakuasi asap / kekeringan
Kasur / tikar
Sangat dibutuhkan
1/orangAlas tidur pengungsian
Selimut
Sangat dibutuhkan
1–2/orangMalam di pengungsian
Toilet portable
Sangat dibutuhkan
1/20–25 orangSanitasi pengungsian
Alat cuci pakaian / mesin laundry
Penting
1/lokasi pengungsian—
Peralatan kebersihan
Sangat dibutuhkan
1 set/KKSapu, ember, disinfektan
Alat penerangan / senter
Sangat dibutuhkan
1/KK + baterai cadanganListrik padam / malam hari
B. Obat-obatan
Obat luka bakar
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganKorban dekat api / panas ekstrem
Obat gatal
Penting
1 set/KKKulit kering & iritasi
Sabun mandi
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangKebersihan pribadi
Sabun cuci
Sangat dibutuhkan
1 bungkus/KK—
Lotion pelembab kulit (anak, dewasa, bayi)
Penting
Sesuai kelompok usiaKulit kering akibat asap, panas, & kekeringan
C. Kebutuhan perorangan — perempuan
Pakaian / kaos (perempuan)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Pakaian dalam (perempuan)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Sarung (perempuan)
Penting
1/orang—
Pembalut
Sangat dibutuhkan
Paket kebutuhan wanitaHygiene kit
Peralatan menyusui
Sangat dibutuhkan
Ibu menyusuiBotol, dot, penutup payudara
Air minum & makanan (perempuan)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
C. Kebutuhan perorangan — laki-laki
Pakaian / kaos (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Celana / sarung (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/orang—
Air minum & makanan (laki-laki)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
C. Kebutuhan perorangan — anak-anak
Pakaian anak-anak / bayi
Sangat dibutuhkan
Min. 3 hari/anakUkuran sesuai usia
Handuk anak
Penting
1/anak—
Susu
Sangat dibutuhkan
Sesuai balitaSusu formula & MPASI
Makanan anak / balita
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
Air minum & makanan (anak)
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
Popok
Sangat dibutuhkan
5–8/bayi/hari—
Peralatan minum susu
Sangat dibutuhkan
1 set/bayi—
Selimut bayi
Sangat dibutuhkan
1/bayi—
Seragam sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Sepatu sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Tas sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Buku sekolah
Penting
Per anak sekolah—
Kebutuhan mendesak — air & pangan
Air bersih (minum & sanitasi)
Sangat dibutuhkan
≥3,8 L/orang/hariKebutuhan paling krusial — konsumsi & mandi/cuci
Makanan siap santap
Sangat dibutuhkan
3×/hariTidak perlu dimasak
Beras
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariBahan pangan tahan lama
Mi instan
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariBahan pangan tahan lama
Biskuit
Sangat dibutuhkan
Stok beberapa hariBahan pangan tahan lama
Makanan bayi
Sangat dibutuhkan
Sesuai balitaMPASI & susu formula
Kebutuhan mendesak — perbekalan kesehatan
Tenaga medis, obat-obatan, dan P3K untuk menangani dehidrasi dan penyakit kulit akibat kekeringan.
Tenaga medis
Sangat dibutuhkan
Tim klinik lapanganPenanganan dehidrasi & penyakit kulit
Obat-obatan
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganObat rutin & darurat
Obat dehidrasi / ORS
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganCegah dehidrasi akibat kekeringan
Obat penyakit kulit
Sangat dibutuhkan
Stok klinik lapanganIritasi kulit akibat panas & asap
Peralatan P3K
Sangat dibutuhkan
1 kotak/25 orangPerban, antiseptik, obat umum
Kebutuhan mendesak — kebersihan & tidur
Hygiene kit (sabun, pembalut, popok bayi) serta pakaian layak, selimut, dan kasur lipat untuk pengungsi.
Sabun (hygiene kit)
Sangat dibutuhkan
1 batang/4 orangCegah penyebaran penyakit
Pembalut (hygiene kit)
Sangat dibutuhkan
Paket wanita—
Popok bayi (hygiene kit)
Sangat dibutuhkan
5–8/bayi/hari—
Pakaian layak
Sangat dibutuhkan
1 set/orangKenyamanan & perlindungan pengungsi
Selimut (pengungsian)
Sangat dibutuhkan
1–2/orang—
Kasur lipat
Sangat dibutuhkan
1/orangPerlengkapan tidur pengungsi
Kebutuhan mendesak — peralatan darurat
Genset listrik
Penting
1/lokasi pengungsianListrik darurat
Lampu darurat
Sangat dibutuhkan
1/pengungsianPenerangan area luas
Peralatan memasak darurat
Penting
1 dapur umumKompor portable, panci, tabung gas
Prioritas 72 jam pertama
Masker N95
Sangat dibutuhkan
2–3/orang/hariAsap karhutla PM2.5
Air minum kemasan
Sangat dibutuhkan
5 L/orang/hariDehidrasi & batuk
Makanan siap saji
Sangat dibutuhkan
3×/hari—
Tenda & terpal
Sangat dibutuhkan
1/5–8 KKEvakuasi asap
Purifier udara portable (RS/klinik)
Penting
Fasilitas kesehatanISPA berat
Kesehatan pernapasan
Obat batuk, bronkodilator, tetes mata
Sangat dibutuhkan
Klinik lapanganPaparan asap
P3K luka bakar
Penting
1 kotak/25 orangKorban dekat api
Obat rutin jantung & asma
Sangat dibutuhkan
7–14 hariEksaserbasi akibat asap
Oksigen portable (RS)
Penting
Kasus beratSesak napas
Kebersihan
Sabun & hand sanitizer
Penting
1 set/KK—
Kain basah untuk masker
Penting
CadanganJika N95 habis
Toilet portable
Penting
1/25 orangPengungsian
Hunian sementara
Selimut & pakaian
Sangat dibutuhkan
1/orang—
Plastik seal jendela
Penting
1/KKKurangi asap masuk ruangan
Kipas & filter udara cadangan
Pendukung
PengungsianSirkulasi udara
Kelompok rentan & petani
Susu bayi & popok
Sangat dibutuhkan
BalitaAnak sangat rentan asap
Pakan ternak evakuasi
Penting
PeternakRumput kering terbakar
Masker anak & lansia
Sangat dibutuhkan
Prioritas—
Hindari donasi:
Masker bedah saja (tidak cukup untuk asap) · Pakaian mudah terbakar · Donasi tidak terencana
Prioritas pengiriman: Prioritas: air bersih (minum & sanitasi), makanan siap santap, tenaga medis & P3K, hygiene kit, pakaian/selimut/kasur lipat, genset & lampu darurat. Prioritas: N95, air, tenda, obat napas. Fokuskan bantuan ke koridor asap (downwind).
Acuan logistik bencana — angka rentang ±30%, sesuaikan dengan kondisi lapangan sebelum pengiriman.
Dampak Sekunder Kebakaran
Kebakaran hutan dan lahan dipengaruhi cuaca kering, angin, dan kelembapan. Dampak terbesar bagi masyarakat umumnya asap (PM2.5, CO) yang terbawa angin jauh dari sumber api, disertai risiko longsor dan banjir lumpur pasca-api.
Kondisi Cuaca & Dampak Asap Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan sangat dipengaruhi cuaca kering, angin, dan kelembapan. Dampak terbesar bagi masyarakat jauh dari sumber api biasanya asap (PM2.5, CO) yang terbawa angin, bukan api langsung.
Rendah
Pantau perkembangan cuaca dan kualitas udara; asap tetap menjadi dampak utama karhutla. Tidak ada fenomena iklim besar teridentifikasi; pantau update BMKG (ENSO/IOD/MJO).
Cuaca kering & kemarau
Perlu dipantau
Musim kemarau, kekeringan, dan curah hujan rendah membuat bahan bakar vegetasi kering dan mudah terbakar.
Kelembapan udara rendah
Perlu dipantau
Kelembapan relatif <40% mempercepat penguapan air dari bahan bakar dan memperluas api.
Suhu tinggi
Perlu dipantau
Suhu tinggi meningkatkan risiko penyalaan dan kecepatan penyebaran api.
Angin memperluas api
Perlu dipantau
Angin kencang mendorong api ke bahan bakar baru dan meningkatkan intensitas nyala api.
Arah angin & koridor asap
Perlu dipantau
Asap dan kabut terbawa ke arah berlawanan dari asal angin (downwind) — zona jauh dari api tetap terdampak.
Bahan bakar kering
Perlu dipantau
Litter, rumput kering, dan hutan sekunder yang kering menjadi bahan bakar cepat terbakar.
Kebakaran gambut
Perlu dipantau
Api bawah permukaan gambut sulit dipadamkan, menghasilkan asap tebal berhari-hari/minggu.
Intensitas hotspot / FRP
Perlu dipantau
Fire Radiative Power (FRP) tinggi dan banyak titik hotspot menandakan kebakaran aktif signifikan.
Asap & kabut (dampak utama)
Perlu dipantau
Partikulat PM2.5, CO, dan gas beracun dari asap adalah dampak kesehatan terbesar — ISPA, gangguan jantung-paru, gangguan penglihatan.
Bencana primer jarang berdiri sendiri — rangkaian kausal (rantai dampak) dan korelasi antar jenis bencana membantu memprioritaskan mitigasi, evakuasi, dan bantuan logistik.
Kebakaran → Cuaca Ekstrem
Sedang
Karhutla → Asap (koridor angin)
Asap adalah dampak dominan — menyebar mengikuti angin ke kota jauh dari api.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: ISPU buruk · El Niño + musim kemarau
Kebakaran → Banjir
Rendah
Kebakaran → Banjir lumpur
Lahan gundul pasca-api + hujan deras → debris flow di lembah.
Korelasi sedang Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Hujan pertama pasca-kemarau · Lereng terbakar
Kebakaran → Longsor
Rendah
Kebakaran → Longsor
Vegetasi hilang → tanah hidrofobik → lereng labil saat hujan.
Korelasi kuat Terdeteksi dalam analisis dampak
Indikator: Hujan di lereng terbakar
Asap & polusi udara (dampak utama)
Sedang
Terkait: Cuaca Ekstrem
Asap karhutla terbawa angin ke koridor downwind — ISPA, gangguan jantung-paru, jarak pandang berkurang, bahkan ratusan km dari sumber api.
Zona potensial (estimasi): Koridor downwind dari hotspot kebakaran menuju perkotaan dan permukiman.
Indikator waspada: ISPU tidak sehat/sangat tidak sehat · Angin kencang memperluas jangkauan asap · Asap gambut berkepanjangan
Longsor pasca-kebakaran
Rendah
Terkait: Longsor
Tanah kehilangan ikatan akar dan lapisan hidrofobik membuat air tidak meresap, mempercepat aliran permukaan.
Zona potensial (estimasi): Lereng yang terbakar, terutama di atas jalan dan permukiman.
Indikator waspada: Hujan pertama setelah musim kemarau · Aliran debris di lembah
Banjir lumpur (debris flow)
Rendah
Terkait: Banjir
Material terbakar + hujan lebat membentuk aliran lumpur berkecepatan tinggi.
Zona potensial (estimasi): Lembah dan hilir dari area terbakar.
Indikator waspada: Hujan deras di lahan gundul bekas api
Analisis otomatis berdasarkan jenis bencana, lokasi, tingkat keparahan, dan data angin — skenario potensial, bukan dampak terverifikasi atau kajian teknis resmi.
Mitigasi Kebakaran Hutan & Lahan
Sebelum
Buat zona bebas api di sekitar rumah; bersihkan material mudah terbakar.
Siapkan alat pemadam ringan dan jalur evakuasi.
Pantau hotspot dan kekeringan di wilayah Anda.
Saat Kejadian
Segera hubungi pemadam kebakaran (113) jika api mendekati.
Tutup ventilasi jika asap pekat; gunakan masker basah.
Evakuasi jika api atau asap tidak dapat dikendalikan.
Setelah
Jangan masuk area terbakar hingga petugas menyatakan aman.
Waspadai api menyala kembali (hotspot) dan tanah panas.
Laporkan titik api tersisa melalui layanan darurat.
Evakuasi: Evakuasi melawan arah angin dan api menuju area terbuka atau jalan utama. Bawa masker dan komunikasi darurat.